Rusia Denda Google Rp490 Juta, Diduga Sebar Video Palsu Konflik di Ukraina

Senin, 21 Agustus 2023 - 12:05 WIB
loading...
Rusia Denda Google Rp490...
Rusia menjatuhkan denda kepada Google terkait dugaan menyebarkan video palsu terkait konflik di Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Pengadilan Rusia menjatuhkan denda sebesar 3 juta rubel atau Rp490 juta kepada Google karena tidak menghapus informasi yang diduga palsu terkait konflik di Ukraina.

Langkah pengadilan Rusia tersebut menyusul tindakan serupa awal Agustus tahun lalu terhadap Apple dan Wikimedia Foundation yang menaungi Wikipedia.

Baca Juga: Semua Mata Melihat Plastun, Kendaraan Perang Segala Medan Mutakhir Rusia

Menurut laporan berita Rusia, pengadilan menemukan bahwa layanan video YouTube, yang dimiliki oleh Google bersalah karena tidak menghapus video yang berisi informasi yang tidak benar tentang konflik yang dicirikan Rusia sebagai operasi militer khusus.

Mengutip Business Standard, Google juga dinyatakan bersalah karena tidak menghapus video yang menunjukkan cara-cara untuk masuk ke fasilitas yang tidak terbuka untuk anak di bawah umur, kata kantor-kantor berita, tanpa merinci fasilitas apa saja yang dimaksud.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Rekomendasi
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Tim Advokasi Roy Suryo Minta KY Awasi Hakim: Khawatir Ada Intervensi
Berita Terkini
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved