Freeport Ogah Hengkang dari Indonesia meski Banyak Tekanan

Selasa, 21 Februari 2017 - 16:26 WIB
Freeport Ogah Hengkang...
Freeport Ogah Hengkang dari Indonesia meski Banyak Tekanan
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia‎ menegaskan akan tetap bertahan di Indonesia meskipun banyak tekanan dari pemerintah. Salah satunya, terkait kewajiban Freeport untuk mengubah status kontrak dari kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK), jika ingin mendapatkan izin ekspor konsentrat.

President dan CEO Freeport McMoran Richard C Adkerson mengungkapkan, tambang Grasberg di Papua terlalu‎ berharga untuk ditinggalkan. Karena itu, mereka tidak akan meninggalkan Tanah Air.

"‎Kami berkomitmen untuk tetap di Indonesia. Ini sumber daya yang penting bagi Freport juga objek penting bagi government dan sangat penting bagi Papua," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, aset Freeport yang ada di Indonesia terlalu berharga untuk ditinggalkan. Karena itu, yang diinginkan raksasa tambang asal AS ini adalah mencari solusi bersama dengan pemerintah.

"‎Selama sisa kontrak, Indonesia akan terima lebih dari USD40 miliar. Aset ini terlalu besar untuk kami keluar. Yang kami butuh cari solusi untuk kerja sama. Dan kami komit tetap bekerja sama dengan government," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
18 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
35 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved