Dapat Dana Rp7,66 Triliun untuk Pensiunkan PLTU, BKF Singgung Minimnya Peran Swasta

Rabu, 23 Agustus 2023 - 12:41 WIB
loading...
Dapat Dana Rp7,66 Triliun...
Pemerintah siap pensiunkan beberapa PLTU dengan dana investasi perubahan iklim. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal ( BKF ) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu membawa kabar gembira mengenai perkembangan pengumpulan dana investasi untuk penanganan perubahan iklim . Hingga saat ini, dana yang terkumpul sejumlah USD500 juta atau setara Rp7,66 triliun (kurs Rp15.324).

Baca juga: Gawat! Salju Abadi Puncak Jaya Terancam Punah, Menipis 5 Meter Tiap Tahun

Bahkan, dana ini bisa dileverage hingga USD4 miliar, baik itu dari Asian Development Bank (ADB), World Bank, termasuk pemerintah Indonesia.

"Dana ini akan dipakai untuk pensiun dini pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) di Indonesia dalam jangka pendek, dengan 1,5 gigawatt PLTU yang dipensiunkan di tahap awal," ungkap Febrio dalam Seminar Workshop on Energy Transition Mechanism (ETM) Implementation di Jakarta, Rabu (23/8/2023).

Hanya saja, tantangan untuk kebutuhan dana ini masih sangat terasa dari sektor swasta. Indonesia masih memiliki ambisi penurunan emisi karbon dengan kebutuhan dana sebesar USD281 miliar.

Pasalnya, Febrio menilai bahwa sampai saat ini, keterlibatan sektor swasta dalam investasi iklim masih kurang. Sementara untuk memenuhi target itu, pemerintah tak bisa bekerja sendiri tanpa kontribusi dari pihak swasta.

Baca juga: Review Film Talk to Me: Permainan Kerasukan yang Kurang Seram

"Butuh dana untuk mendorong upaya ini dan juga kerangka kerja atau framework yang fleksibel sehingga ketersediaan kredit untuk mendukung proyek ini bisa dipastikan," tambah Febrio.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved