Soal Merger 3 Maskapai BUMN, Alvin Lie: Agak Rancu karena Kelasnya Beda
Rabu, 23 Agustus 2023 - 20:47 WIB
loading...
Rencana penggabungan atau merger tiga maskapai pelat merah yakni Garuda Indonesia, Pelita Air dan Citylink dinilai akan menimbulkan kerancuan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana penggabungan atau merger tiga maskapai pelat merah yakni Garuda Indonesia, Pelita Air dan Citylink dinilai akan menimbulkan kerancuan. Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan, dirinya kesulitan memahami seperti apa merger tersebut, sebab menurutnya ketiga maskapai BUMN itu memiliki target pasar masing-masing.
"Itu agak rancu ya, karena pelayanan penerbangan ini kan ada kelas pelayanannya, ada yang full service, ada yang LCC. Kan sangat aneh kalau Garuda kemudian juga jadi LCC misalnya," kata Alvin kepada MPI, Rabu (23/8/2023).
Baca Juga: Merger Garuda Indonesia-Pelita Air, Bos AP II Ngaku Akan Ketiban Rezeki
Dia menjelaskan, pelayanan tersebut berpengaruh kepada izin operasional masing-masing maskapai. "Karena untuk penerbangan domestik itu dibedakan tarif batas atas untuk full service, untuk medium dan LCC itu tarif batas atasnya berbeda," jelasnya.
Dia membandingkan dengan yang dilakukan oleh Lion Group, dia menyebut apa yang dilakukan Lion Group pembedanya sangat jelas. Baca Juga: Garuda, Citilink, dan Pelita Air Digabung, Dirut Irfan: Harus Dilandasi Outlook Bisnis yang Prudent
"Itu agak rancu ya, karena pelayanan penerbangan ini kan ada kelas pelayanannya, ada yang full service, ada yang LCC. Kan sangat aneh kalau Garuda kemudian juga jadi LCC misalnya," kata Alvin kepada MPI, Rabu (23/8/2023).
Baca Juga: Merger Garuda Indonesia-Pelita Air, Bos AP II Ngaku Akan Ketiban Rezeki
Dia menjelaskan, pelayanan tersebut berpengaruh kepada izin operasional masing-masing maskapai. "Karena untuk penerbangan domestik itu dibedakan tarif batas atas untuk full service, untuk medium dan LCC itu tarif batas atasnya berbeda," jelasnya.
Dia membandingkan dengan yang dilakukan oleh Lion Group, dia menyebut apa yang dilakukan Lion Group pembedanya sangat jelas. Baca Juga: Garuda, Citilink, dan Pelita Air Digabung, Dirut Irfan: Harus Dilandasi Outlook Bisnis yang Prudent
Lihat Juga :