Garuda, Citilink, dan Pelita Air Digabung, Dirut Irfan: Harus Dilandasi Outlook Bisnis yang Prudent
Selasa, 22 Agustus 2023 - 18:20 WIB
loading...
Kementerian BUMN berencana menggabungkan 3 maskapai yakni PT Garuda Indonesia Tbk., Citilink dan Pelita Air yang langsung direspons oleh Dirut Irfan Setiaputra. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk, memandang rencana penggabungan ( merger ) dengan maskapai penerbangan pelat merah lain menjadi sinyal positif. Pasalnya aksi koporasi itu bisa menguatkan fundamental keuangan perusahaan, khususnya pasca restrukturisasi utang bernilai jumbo.
Baca Juga: Layani Penerbangan Umrah dari Bandara Kertajati, Garuda Indonesia Angkut 370 Calon Jemaah
Sebelumnya Kementerian BUMN membuka opsi merger antara Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, dan Pelita Air Service (PAS). Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya mendukung dan memandang positif wacana merger tersebut.
Hanya saja menurutnya harus dilandasi dengan kajian outlook bisnis yang prudent. "Mengenai rencana pengembangan sendiri masih dalam tahap awal, di mana kami tengah mengeksplorasi secara mendalam," ujar Irfan kepada MNC Portal, Selasa (22/8/2023).
Baca Juga: Utang Maskapai Garuda Indonesia Terpangkas Setengah, Sisanya Masih Rp75 Triliun
Baca Juga: Layani Penerbangan Umrah dari Bandara Kertajati, Garuda Indonesia Angkut 370 Calon Jemaah
Sebelumnya Kementerian BUMN membuka opsi merger antara Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, dan Pelita Air Service (PAS). Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pihaknya mendukung dan memandang positif wacana merger tersebut.
Hanya saja menurutnya harus dilandasi dengan kajian outlook bisnis yang prudent. "Mengenai rencana pengembangan sendiri masih dalam tahap awal, di mana kami tengah mengeksplorasi secara mendalam," ujar Irfan kepada MNC Portal, Selasa (22/8/2023).
Baca Juga: Utang Maskapai Garuda Indonesia Terpangkas Setengah, Sisanya Masih Rp75 Triliun
Lihat Juga :