Raja Minyak Gabung BRICS, Dolar AS Diprediksi Makin Ditinggal

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 21:01 WIB
loading...
A A A
Di bagian lain, para pemimpin BRICS pun terus menekankan pentingnya mendorong penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional dan transaksi keuangan antara negara-negara BRICS serta mitra dagang mereka. BRICS juga mendorong penguatan jaringan perbankan koresponden antara negara-negara anggotanya yang memungkinkan penyelesaian dalam mata uang lokal. Tak heran jika menurut data, sejauh ini volume transaksi dalam BRICS yang menggunakan dolar AS dan euro terus menurun.

Orang dalam tersebut juga menekankan bahwa ketika minyak dan komoditas lainnya diperdagangkan secara langsung dalam mata uang non-dolar, fungsi obligasi Treasury AS sebagai cadangan devisa akan melemah secara permanen. Pasalnya, minyak sebagai komoditas energi terpenting yang diperdagangkan, selalu dikaitkan dengan status tersebut.

"Akibatnya, aksi jual dolar AS dan obligasi Treasury AS akan terakselerasi," kata orang dalam tersebut. Faktanya, tren pengurangan kepemilikan Treasury AS telah muncul secara bertahap. Kepemilikan Treasury AS di Arab Saudi turun ke level terendah dalam enam tahun menjadi USD108,1 miliar pada bulan Juni. Penjualan bersih kumulatif utang AS tercatat hampir USD80 miliar. Menurut data dari Departemen Keuangan AS, UEA juga menjual total utang AS hampir USD4 miliar.

Baca Juga: Rusia: Negara-negara Barat Tidak Diterima di BRICS

Para analis mencatat bahwa tren de-dolarisasi sebenarnya adalah buah pahit yang ditimbulkan sendiri oleh AS. Dalam beberapa tahun terakhir, sanksi keuangan sepihak AS telah mengingatkan semakin banyak negara akan perlunya dan urgensi de-dolarisasi, yang kini telah menjadi konsensus umum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Rekomendasi
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Konflik Makin Panas,...
Konflik Makin Panas, AS Kerahkan Bom Nuklir Modern ke Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved