BRI Restrukturisasi Kredit Debitur Terdampak Covid-19 Rp176,01 Triliun

Kamis, 30 Juli 2020 - 21:18 WIB
loading...
BRI Restrukturisasi...
BRI hingga Juni 2020 telah merestrukturisasi 2,8 juta debitur yang terdampak Covid-19 dengan nilai mencapai Rp176,01 triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA -
Kepala Divisi Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI) Made Antara Jaya menjelaskan bahwa BRI melakukan empat langkah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah pertama, jelas dia, program restrukturisasi debitur terdampak Covid-19 yang per Juni 2020 sudah mencapai sebesar Rp176,01 triliun, atau 26% dari total portofolio, dengan total debitur sebanyak 2,8 juta pelaku usaha. Rinciannya, untuk usaha mikro sebanyak 1,39 juta orang dengan outstanding Rp64 triliun. Sementara untuk yang KUR (ritel dan kecil) sebanyak 1,371 juta orang dengan outstanding Rp24,3 triliun.

"Artinya, Rp88 triliun lebih dari total Rp176,01 triliun dinikmati UMKM dan debitur KUR," ungkap Made dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

(Baca Juga: Hanya 3,5 Bulan, Nilai Restrukturisasi Kredit Bank Pelat Merah Capai Rp441 T)

Langkah kedua, lanjut dia, adalah stimulus subsidi bunga KUR dan non-KUR. Ketiga, implementasi dari PMK 70 tentang penempatan uang negara di bank-bank Himbara dimana BRI mendapat sebesar Rp10 triliun.

"Dalam satu bulan, kita sudah menyalurkan sebesar Rp24 triliun, atau 240% untuk 565.000 debitur", kata Made. Rinciannya, untuk usaha mikro sebesar Rp18 triliun dan untuk usaha kecil Rp4,8 triliun.

Keempat, lanjut Made, menjalankan program kredit Kumpedes Bangkit dan KMK Tangguh, dengan bunga dan persyaratan yang mudah dan ringan. "Kami menambah modal bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang terkena dampak Covid-19, namun tidak parah alias masih ada nafas usahanya. Jangan sampai mereka terpuruk", tegas Made.

Dia menyebutkan, pihaknya sudah melakukan survei lapangan mengenai debitur (khususnya KUR Mikro) yang masih berjalan pada periode April-Mei 2020 namun kekurangan modal. "Untuk itu, BRI hadir dengan tujuan jangan sampai usaha mereka yang masih memiliki prospek bagus menjadi tenggelam," tegasnya.

(Baca Juga: Dalam 3 Bulan, BRI Pede Bisa Salurkan Kredit dari Dana PEN 9 Kali Lipat)

Di BRI, lanjut Made, ada produk yang dinamakan Kumpedes Bangkit, dengan maksimal kredit Rp25 juta, atau 20% dari plafon kredit yang sudah didapat sebelumnya. "Ibaratnya, mereka sudah memiliki piring, gelas, dan sendok, BRI menambah dagingnya untuk diolah," paparnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Rekomendasi
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved