Synergy Diapresiasi dalam Monde Selection Quality Awards 2023

Selasa, 29 Agustus 2023 - 12:30 WIB
loading...
Synergy Diapresiasi...
Synergy memperoleh apresiasi dalam Monde Selection Quality Awards 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berdasarkan Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019 penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukkan tren peningkatan penyakit jantung yakni dari 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018.

Tren tersebut bakal terus meningkat, terlebih di kota-kota besar di mana gaya hidup sehat belum menjadi sebuah kebiasaan. Banyak dari mereka yang pola makannya tidak sehat alias sembarangan, merokok, stress, hipertensi, obesitas, olahraga yang tidak teratur ini semua dapat memicu terjadinya penyakit jantung.

Kini penyakit jantung hampir tak kenal usia, banyak anak muda yang terkena penyakit ini. Terdapat peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia kurang dari 40 tahun sebanyak 2% setiap tahunnya dari tahun 2000 sampai 2016.

Baca Juga: Presiden Jokowi Apresiasi Waibu Agro Edu Tourism Milik PYCH Binaan BIN

Pada 1998, hadiah Nobel diberikan kepada tim periset yang berhasil menemukan peran Nitric Oxide (NO) sebagai molekul sinyal utama yang menjaga sistem kardiovaskular kita agar dapat berfungsi pada tingkat terbaiknya. Tiga peneliti itu adalah Robert F. Furchgott, Louis J. Ignarro dan Ferid Murad, mengidentifikasi peran NO sebagai molekul sinyal dengan kemampuan untuk membantu meningkatkan komunikasi antar sel-sel dari sistem kardiovaskular, yang merupakan kunci kesehatan jantung jangka panjang.

Salah satu cara mendapatkan no dalam tubuh adalah dengan mengonsumsi suplemen nutrisi l-arginine. Di dalam tubuh, l-arginine akan diubah menjadi no dan dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan mengantur kekencangan dan kelenturannya. Hasilnya adalah pengurangan stres pada jantung, perbaikan sirkulasi dan kemampuan untuk menjaga tekanan darah pada kisaran normal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Menapaki Usia ke-26,...
Menapaki Usia ke-26, MNC Asset Management Optimistis Tumbuh Berkelanjutan
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
BCA Life Bukukan Premi...
BCA Life Bukukan Premi Rp2 Triliun, Tumbuh 32,91% Sepanjang 2025
Palma Serasih Bukukan...
Palma Serasih Bukukan Laba Bersih Rp442,8 Miliar di 2025
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Penyematan Satyalancana...
Penyematan Satyalancana Wira Karya pada Polri dan Wakapolda Metro Jaya oleh Presiden Diapresiasi
Rekomendasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved