Tambah 6 Anggota Baru, BRICS Akan Membentuk Hampir 40% Ekonomi Global

Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:25 WIB
loading...
Tambah 6 Anggota Baru,...
Penambahan enam negara anggota baru akan mendorong kelompok negara-negara berkembang, BRICS jauh di depan saingan utamanya, G7 dalam urusan ekonomi, begini perbandingannya. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Penambahan enam negara anggota baru akan mendorong kelompok negara-negara berkembang, BRICS jauh di depan saingan utamanya, G7 dalam urusan ekonomi. Perhitungan kekuatan ekonomi BRICS, dibuat berdasarkan data global.

Baca Juga: Raja Minyak Gabung BRICS, Dolar AS Diprediksi Makin Ditinggal

Anggota BRICS saat ini terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, tetapi Januari 2024 mendatang, mereka akan mendapatkan member baru yakni Argentina, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Seperti dikutip dari RBK dan TASS, gabungan produk domestik bruto (PDB) dari perluasan BRICS dalam hal paritas daya beli (PPP) akan menjadi sekitar USD65 triliun. Bila melihat pangsa blok PDB global meningkat dari 31,5% saat ini menjadi 37%. Sebagai perbandingan, pangsa kelompok ekonomi maju G7 saat ini sekitar 29,9%.

Baca Juga: Daya Tarik BRICS di Mata CEO: Tak Ada Dominasi, Berbeda, Unik, dan Inklusif

Selanjutnya, dengan penambahan anggota baru, negara-negara BRICS akan mencapai hampir setengah dari produksi pangan dunia. Pada tahun 2021, panen gandum grup BRICS berjumlah 49% dari total dunia. Sedangkan G7 sebesar 19,1%.

BRICS juga akan memiliki keunggulan dalam hal produksi logam yang digunakan dalam industri teknologi tinggi. Ke-11 negara akan menyumbang 79% dari output aluminium global, dibandingkan hanya 1,3% yang dikendalikan oleh G7. Untuk paladium, perbedaannya adalah 77% untuk BRICS versus 6,9% untuk G7.

BRICS yang diperluas juga akan mencakup sekitar 38,3% dari produksi industri dunia, dibandingkan 30,5% untuk G7. Namun terakhir G7 masih unggul soal ekspor mencapai 28,8% dibandingkan 23,4% untuk BRICS.

Jumlah anggota BRICS pada tahun 2024, mendatang akan berjumlah menjadi 11 negara. Dimana Arab Saudi memiliki ekonomi terbesar di antara negara-negara anggota BRICS yang baru. PDB Arab Saudi dalam dolar pada akhir tahun 2022 diperkirakan mencapai USD1.1 triliun.

Sementara itu, UEA akan menjadi tambahan yang tangguh bagi blok tersebut berkat statusnya sebagai eksportir utama. Ekspor produk UEA pada tahun 2022 berjumlah hampir USD600 miliar.

Secara keseluruhan, 11 negara BRICS akan mencakup 48,5 juta kilometer persegi, mewakili 36% dari luas daratan dunia. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dari G7. Populasi gabungan akan berjumlah 3,6 miliar, 45% dari total dunia dan lebih dari empat kali di atas G7.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Konstribusi BRICS terhadap...
Konstribusi BRICS terhadap Pertumbuhan Ekonomi Global Kalahkan G7
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved