DPR Protes Minta LRT Jabodebek Ganti Nama, Ini Alasannya

Rabu, 30 Agustus 2023 - 17:19 WIB
loading...
DPR Protes Minta LRT...
DPR protes minta LRT Jabodebek ganti nama dari Jabodebek menjadi Jadebek karena minus ke Bogor. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - DPR protes meminta pemerintah mengganti nama LRT Jabodebek menjadi Jadebek karena minus jurusan ke Bogor. Sebagaimana diketahui, LRT Jabodebek baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menteri.

"Saya protes launching LRT disebutnya Jabodebek. Saya protes karena tidak ada Bogor. Harusnya Jadebek karena warga Bogornya protes ke saya LRT belum sampai ke Bogor," ujar Anggota Komisi V DPR Mulyadi saat Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Perhubungan, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Akui Ada Kekurangan pada LRT Jabodebek, Menhub Minta Maaf

Protes tersebut ditanggapi langsung Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Budi Karya mengatakan bahwa rencana tersebut tidak akan terjadi pada periode kepemimpinan Jokowi karena tidak masuk dalam rencana pembangunan jangka panjang.

"Direncanakan tetap ke Bogor. Tapi, nanti pemerintahan mendatang mungkin akan dibicarakan karena kita tidak ingin membangun tidak selesai. Jadi kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada di kita," kata dia.

Baca Juga: Peta Rute dan Stasiun Lengkap LRT Jabodebek, Catat Tarifnya

Sebagai informasi, LRT Jabodebek saat ini baru melayani rute Harjamukti-Dukuh Atas dan Jatimulya-Dukuh Atas atau sebaliknya. Di mana layanan tersebut menggunakan 12 train set dari 27 total train set yang akan dioperasikan. Dengan kapasitas penumpang yang dapat diangkut per train set sebanyak 1.308 penumpang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
DSI Didukung Ciptakan...
DSI Didukung Ciptakan Kemandirian Indonesia lewat Tata Kelola SDA
Prabowo Desain Defisit...
Prabowo Desain Defisit RAPBN 2027 Lebih Rendah di Level 1,8-2,4% PDB
BI Tegaskan Cadangan...
BI Tegaskan Cadangan Devisa Indonesia Kuat, Lampaui Standar IMF
Rupiah Jeblok Tembus...
Rupiah Jeblok Tembus Rp17.600 per Dolar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Mandikan Anak Terlalu...
Mandikan Anak Terlalu Sering Ternyata Bahaya, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved