alexa snippet

IHSG Diperkirakan Bergerak Tertekan Usai Cetak Rekor

IHSG Diperkirakan Bergerak Tertekan Usai Cetak Rekor
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini di awal pekan, diperkirakan akan bergerak sedikit tertekan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini di awal pekan, diperkirakan akan bergerak sedikit tertekan pada range pergerakan 5.446-5.550. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan bursa saham Tanah Air secara teknikal membentuk pola candlestick northern star yang bertepatan pada resistance channeling dari uptrendnya.

"Indikator Stochstic yang mencapai area overbought dengan peluang dead-cross yang menghantui dan RSI yang terlihat seakan reversal pada oscillator yang cukup tinggi menjadi indikator negatif pergerakan IHSG di awal pekan depan," ujarnya di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Sentimen pada pekan ini yang menjadi fokus investor diantaranya Indeks harga produksi Eropa. Beberapa data tingkat kemampuan kosumen di Inggris, Pertemuan BOJ dalam keputusan kebijakan moneter, tingkat kepercayaan konsumen dan survey kinerja sektor manufaktur di Jepang dan Eropa.

(Baca Juga: IHSG Cetak Rekor Sepanjang Masa ke Level 5.540,43)

Melihat minimnya sentimen yang mempengaruhi pasar pekan ini,  pergerakan komoditas dan nilai tukar akan menjadi trigger. Mayoritas pergerakan bursa Global sudah cukup overbought pasca Fed Rate momentum. "Sehingga peluang kehilangan momentum dan terkoreksinya overreactions akan menjadi penekan pergerakan bursa Global," pungkasnya.

Sementara itu pada akhir pekan kemarin, IHSG menguat dengan mencetak rekor tertinggi, mengalahkan pencapaian tertinggi pada 7 April 2015 di level 5.523,29. IHSG pada perdagangan sore, Jumat (17/3) menguat 22,19 poin atau 0,40% ke level 5.540,43. Kondisi ini terjadi bursa saham Asia ditutup mixed.



(akr)
loading gif
Top