Heboh Indonesia Impor Nikel, DPR Cecar Menteri ESDM
Kamis, 31 Agustus 2023 - 17:44 WIB
loading...
DPR meminta penjelasan kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif terkait impor bijih nikel. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - DPR meminta penjelasan kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif terkait impor bijih nikel yang dilakukan perusahaan smelter nasional. Dia menyebut impor yang dilakukan tersebut janggal mengingat Indonesia merupakan penghasil nikel terbesar di dunia.
"Disampaikan di mana-mana penghasil nikel terbesar dunia itu Indonesia. Hari ini kita impor. Saya ingin interaktif, kendalanya seperti apa untuk birokrasi, kenapa sampai terjadi kita impor nikel, Padahal konsesi kita cukup besar," ujar Anggota Komisi VII DPR Muhammad Nasir dalam rapat kerja dengan Kementerian ESDM, Kamis (31/8/2023).
Baca Juga: Bahlil Ngaku Pemerintah Tak Tahu Menahu Soal Ekspor Nikel Ilegal ke China
Menanggapi itu, Arifin mengungkapkan bahwa berdasarkan penelusuran, ternyata perusahaan yang melakukan impor nikel tersebut merupakan perusahaan yang selama ini mengambil bahan baku dari Blok Mandiodo, yang saat ini sedang bermasalah.
"Jadi karena mereka harus berproses dan terkait dengan kontrak dengan offtaker di downstream-nya karena memang secara keseluruhan tidak boleh ekspor ore nikel ini. Semua produsen tambang sudah terikat dengan offtaker smelter yang sedang berjalan," jelasnya.
"Disampaikan di mana-mana penghasil nikel terbesar dunia itu Indonesia. Hari ini kita impor. Saya ingin interaktif, kendalanya seperti apa untuk birokrasi, kenapa sampai terjadi kita impor nikel, Padahal konsesi kita cukup besar," ujar Anggota Komisi VII DPR Muhammad Nasir dalam rapat kerja dengan Kementerian ESDM, Kamis (31/8/2023).
Baca Juga: Bahlil Ngaku Pemerintah Tak Tahu Menahu Soal Ekspor Nikel Ilegal ke China
Menanggapi itu, Arifin mengungkapkan bahwa berdasarkan penelusuran, ternyata perusahaan yang melakukan impor nikel tersebut merupakan perusahaan yang selama ini mengambil bahan baku dari Blok Mandiodo, yang saat ini sedang bermasalah.
"Jadi karena mereka harus berproses dan terkait dengan kontrak dengan offtaker di downstream-nya karena memang secara keseluruhan tidak boleh ekspor ore nikel ini. Semua produsen tambang sudah terikat dengan offtaker smelter yang sedang berjalan," jelasnya.
Lihat Juga :