Hilirisasi Mutlak Dilanjutkan, Partai Perindo: Presiden Selanjutnya Harus Berani Seperti Jokowi

Jum'at, 01 September 2023 - 13:54 WIB
loading...
Hilirisasi Mutlak Dilanjutkan,...
Ketua DPP Bidang Politik Partai Perindo, Yusuf Lakaseng mengatakan, program hilirisasi yang dicanangkan Jokowi mutlak dilaksanakan. Pasalnya, hal tersebut dapat memberi nilai tambah bagi perekonomian. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) terus menegaskan komitmennya untuk mengakhiri ekspor bahan mentah di akhir-akhir masa jabatannya. Jokowi meminta seluruh pihak untuk berani mempertahankan program hilirisasi yang telah dimulai.

Baca Juga: Ganjar Ingin Ekonomi RI Tumbuh 7 Persen, Bahlil: Kuncinya Hilirisasi

Menanggapi ini, Ketua DPP Bidang Politik Partai Perindo, Yusuf Lakaseng mengatakan, program hilirisasi yang dicanangkan Jokowi mutlak dilaksanakan. Pasalnya, hal tersebut dapat memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia hingga berlipat lipat.

"Hilirisasi memang mutlak, seharusnya itu dilakukan sejak Indonesia merdeka. Tapi terinterupsi karena pemerintahan revolusioner Soekarno dijatuhkan oleh Amerika dan lahirlah pemerintahan boneka Amerika yaitu Orde Baru selama 32 tahun," kata Yusuf kepada wartawan, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga: Jokowi Minta Rakyat Berani Ingatkan Presiden Selanjutnya Jangan Ekspor Bahan Mentah

Yusuf Lakaseng -yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Sulawesi Tengah itu- mengatakan, masyarakat Indonesia harus bersyukur memiliki Presiden seperti Jokowi yang berani memulai program hilirisasi.
Di mana dengan kebijakan itu, pendapatan ekonomi negara naik secara signifikan.

"Dari pelarangan ekspor biji nikel mentah dan pewajiban pemurnian di dalam negeri terbukti menaikan pendapatan negara yang sangat signifikan, dari sebelumnya hanya Rp32 triliun menjadi Rp510 triliun," kata Yusuf.

Selain itu, tambah Yusuf, hilirisasi nikel juga memberi dampak langsung pada tumbuhnya UMKM, penciptaan lapangan kerja yang masif dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Tantangan kita ke depan adalah memastikan kalau pemerintahan pasca- Pak Jokowi juga melanjutkan program hilirisasi itu, karena baru nikel saja yang distop ekspor biji mentahnya sudah mendapatkan perlawanan dari Uni Eropa, Amerika Serikat dan IMF. Terbukti Indonesia dikalahkan di WTO," jelas dia.

"Apalagi kalau kekayaan alam lainnya juga dihilirisasi, maka kita harus bersiap. Syaratnya Presidennya harus seberani Pak Jokowi," lanjutnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Rekomendasi
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Berita Terkini
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved