26 Perusahaan Antre IPO, Sektor Non Siklikal Mendominasi
Sabtu, 02 September 2023 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, dari sektor siklikal terdapat 3 perusahaan dan 2 perusahaan dari sektor teknologi. Diikuti masing-masing 2 perusahaan dari sektor energi, kesehatan, industri dan transportasi. "Serta masing-masing 1 perusahaan dari sektor infrastruktur dan properti," imbuh Nyoman.
Lebih lanjut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana di pasar modal hingga 25 Agustus 2023 mencapai Rp172,2 triliun. Di samping itu, pertumbuhan jumlah himpunan dana selaras dengan jumlah investor yang meningkat menjadi 11,35 juta investor per Juli 2023. Sementara itu, capital outflow ekuitas per Agustus 2023 tercatat sebesar minus Rp18 triliun dan obligasi tercatat minus Rp6,69 triliun.
Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 1,19%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.280 Triliun
Melansir laman e-ipo, saat ini terdapat satu perusahaan yang tengah memasuki masa penawaran umum atau offering yakni, PT Multitrend Indo Tbk. Serta, satu perusahaan lainnya masih dalam masa penawaran awal atau bookbuilding yaitu PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk.
Hingga akhir tahun 2023, OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp200 triliun. Target tersebut memang turun dari tahun lalu mengingat kondisi tahun 2023 ini yang berbeda dengan tahun 2022. OJK menilai bahwa situasi ekonomi global saat ini belum begitu masih penuh ketidakpastian.
Lebih lanjut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana di pasar modal hingga 25 Agustus 2023 mencapai Rp172,2 triliun. Di samping itu, pertumbuhan jumlah himpunan dana selaras dengan jumlah investor yang meningkat menjadi 11,35 juta investor per Juli 2023. Sementara itu, capital outflow ekuitas per Agustus 2023 tercatat sebesar minus Rp18 triliun dan obligasi tercatat minus Rp6,69 triliun.
Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 1,19%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.280 Triliun
Melansir laman e-ipo, saat ini terdapat satu perusahaan yang tengah memasuki masa penawaran umum atau offering yakni, PT Multitrend Indo Tbk. Serta, satu perusahaan lainnya masih dalam masa penawaran awal atau bookbuilding yaitu PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk.
Hingga akhir tahun 2023, OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp200 triliun. Target tersebut memang turun dari tahun lalu mengingat kondisi tahun 2023 ini yang berbeda dengan tahun 2022. OJK menilai bahwa situasi ekonomi global saat ini belum begitu masih penuh ketidakpastian.
(nng)
Lihat Juga :