Memajukan Bisnis melalui Pemanfaatan Crowdsourcing yang Tepat

Senin, 04 September 2023 - 15:08 WIB
loading...
A A A
Menurut Oscar, crowdsourcing telah memungkinkan apa yang tidak bisa dilakukan tim riset internal perusahaan. Pasalnya, crowdsourcing mampu mengatasi masalah keterbatasan sumber daya manusia dengan mengundang kelompok pemikir atau inovator dari berbagai disiplin ilmu untuk menyumbangkan pengetahuan mereka dan membantu perusahaan berinovasi. Khususnya bagi bisnis dengan basis pengguna atau user yang melimpah.

"Ketika mereka memiliki user yang besar, akan sulit bagi perusahaan untuk menangkap permasalahan terhadap produknya atau juga masukan terhadap produknya, dan dengan crowdsourcing perusahaan bisa menghimpun data yang lebih luas, lebih besar, lebih banyak, jadi mereka akan mendapatkan point of view yang lebih luas," kata sosok di balik berbagai inovasi teknologi kemanusiaan di Indonesia.

Tak cuma menghimpun ide secara masif, kata Oscar, crowdsourcing juga mendorong perusahaan mengumpulkan data dan informasi berdasarkan pengalaman nyata dan fakta yang diperoleh langsung dari masyarakat atau pengguna. Dengan begitu, perusahaan dapat mengesampingkan segala asumsi mereka, baik ketika menghimpun masalah utama yang sebenarnya dihadapi perusahaan atau ketika mencari solusi atas permasalahan berikut.

"Satu hal mendasar dalam crowdsourcing adalah menghilangkan asumsi. Karena ketika kita menghimpun masalah melalui crowdsourcing, we got all the problem from the real user," katanya.

Crowdsourcing juga bisa digunakan untuk menguji asumsi yang telah ada. Dengan mengajukan pertanyaan kepada masyarakat, perusahaan dapat melihat apakah asumsi mereka diterima atau dipertanyakan oleh mayoritas orang. Hal ini juga disebut Oscar sebagai salah satu keuntungan crowdsourcing dalam hal menilai kedalaman suatu masalah.

Lebih Cepat dan Hemat Biaya

Saat memecahkan masalah secara internal, perusahaan dibatasi dengan seberapa cepat departemen litbang atau karyawan mereka dapat bekerja. Crowdsourcing juga memungkinkan perusahaan mengeluarkan lebih sedikit biaya.

Menurut Oscar, melalui crowdsourcing, perusahaan tidak perlu mempekerjakan para ahli, insinyur, atau membangun laboratorium inovasi. Mereka hanya perlu meluncurkan tantangan atau pertanyaan, menyusun tujuan atau goals, menyusun metodologi crowdsourcing secara end-to-end dan memberikan insentif bagi pihak yang mengurunkan dayanya.

Oscar menekankan, insentif yang diberikan tak melulu berbentuk materi, bisa berupa sertifikat, penghargaan, dan lain sebagainya.

"Sebenarnya perusahaan bisa mempekerjakan researcher atau peneliti ya, tapi tentu membutuhkan biayanya besar sekali. Dengan crowdsourcing, biayanya lebih rendah dan perusahaan bisa menghimpun ide dengan lebih maksimal," kata Oscar.

Salah satu bukti nyata kesuksesan crowdsourcing terlihat dari kompetisi The Goldcorp Challenge pada tahun 2000. Dengan mempublikasikan 400 megabyte data geologis hasil riset perusahaan dan menawarkan CAD575.000 (Rp3,6 miliar), Goldcorp dikirimi 1.000 ide inovasi yang salah satunya memungkinkan perusahaan mengidentifikasi 110 lokasi deposit emas dan menemukan emas senilai CAD6 miliar (Rp38 triliun).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
LJN Hadirkan Sistem...
LJN Hadirkan Sistem Billing Hasil Inovasi Internal
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Bikin Novo Club, ParagonCorp...
Bikin Novo Club, ParagonCorp Ajak Mahasiswa Berani Berinovasi
Inovasi Terapi Standar...
Inovasi Terapi Standar Global untuk Penderita Stroke di Indonesia
Rekomendasi
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved