Sri Mulyani Beberkan Pentingnya Pendanaan Transisi Energi

Selasa, 05 September 2023 - 21:38 WIB
loading...
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani mengungkap peran penting pendanaan untuk transisi energi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai keuangan berkelanjutan dan pembiayaan transisi energi menjadi topik yang perlu menjadi perhatian seluruh komunitas ASEAN . Sri Mulyani meyakini pendanaan transisi memainkan peran penting dalam memberikan dukungan bagi transisi energi menuju dekarbonisasi.

Baca juga: Sri Mulyani Utak-atik Anggaran Kemenkeu, DJP-DJKN Dapat Paling Besar

"Tidak ada transisi tanpa pendanaan dan tidak ada pembiayaan tanpa kolaborasi antara pemerintah dan swasta,” kata Sri saat menyampaikan keynote speech pada United States – ASEAN Business Council (US-ABC) Breakfast Session “Fostering a Stronger Future: 46 Years of US-ASEAN Partnership di Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Sri menjelaskan tantangan utama pendanaan transisi adalah keterlibatan pendanaan swasta untuk kegiatan dekarbonisasi. Semua pihak harus memastikan bahwa negara berkembang, seperti sebagian besar negara anggota ASEAN, mempunyai akses terhadap sumber daya yang adil dan memadai pada waktu yang tepat.

"Sehingga tekad untuk mengatasi permasalahan perubahan iklim sambil terus mencapai kemajuan dalam pembangunan akan dapat tercapai,” ujarnya.

Menurut Sri, melibatkan sektor swasta secara lebih efektif seraya memitigasi dampak terhadap pekerja, lingkungan, dan sosial merupakan faktor kunci dalam mekanisme transisi energi. Pasalnya, ini bukan sekadar mematikan (pembangkit listrik) batu bara dan mengurangi CO2.

"Banyak dimensi lain yang perlu dibenahi. Mendapatkan pendanaan berbiaya rendah dari dana konsesi sangat penting bagi keuntungan proyek secara keseluruhan,” ungkapnya.

Sri pun mengungkapkan Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022 lalu telah memulai pendanaan transisi dan menetapkan kerangka pendanaan transisi yang menjadi panduan bagi pengembangan kebijakan dan layanan keuangan untuk mendukung transisi terkait perubahan iklim.

“Tahun ini, Indonesia sebagai Ketua ASEAN juga mengalami kemajuan lebih lanjut di bidang ini. Kami menghadirkan Taksonomi ASEAN untuk Keuangan Berkelanjutan (ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance/ATSF) Versi 2. Keuangan berkelanjutan bukan sekadar kata kunci, tapi merupakan suatu keharusan yang strategis,” tambah Sri.

Dia pun menegaskan keuangan berkelanjutan merupakan wujud perubahan paradigma yang dapat membawa dunia menuju masa depan yang lebih baik. Kesejahteraan masyarakat tidak dicapai dengan mengorbankan lingkungan, namun selaras dengan lingkungan.

Baca juga: Ini Alasan Syar'i Mengapa Harus Menutup Mulut Saat Menguap

“Keuangan berkelanjutan bukan sekedar kata kunci, namun merupakan keharusan strategis. Hal ini merupakan katalisator perubahan, pendorong inovasi, dan landasan upaya kita untuk bertransisi menuju masa depan energi yang rendah karbon, berketahanan, dan berkelanjutan,” pungkas Sri.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
Permintaan Gas PLN Diproyeksi...
Permintaan Gas PLN Diproyeksi Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Pilar Transisi Energi
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Bocoran 4 Calon Menkeu...
Bocoran 4 Calon Menkeu Pilihan Prabowo untuk Gantikan Sri Mulyani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved