Indonesia Butuh Rp2.800 Triliun untuk Genjot Produksi Migas di 2030
Rabu, 06 September 2023 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Dwi Soetjipto melanjutkan, tahun ini investasi hulu migas ditargetkan mencapai USD15,5 miliar atau naik 26% dibanding tahun lalu. Target tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan investasi global (6,5%) maupun rencana jangka panjang SKK Migas yang sebelumnya mematok target sebesar USD13 miliar.
"Di sisi lain, upaya pencapaian target produksi gas sebesar 12 BSCFD juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Ketersediaan infrastruktur yang mampu menjangkau seluruh wilayah memungkinkan gas alam bisa terserap secara optimal untuk memenuhi kebutuhan domestik," jelasnya.
Baca juga: AS Ingin Kerahkan Kembali Senjata Nuklir ke Inggris, Ini Respons Marah Rusia
Investasi pada proyek-proyek pengembangan gas alam perlu ditingkatkan untuk menjamin ketersediaan suplai gas bagi pasar domestik. Pada 2024, investasi untuk pengembangan lapangan gas ditargetkan sebesar USD8 miliar atau 50% dari target total investasi di sektor hulu migas yang mencapai USD16 miliar.
"Di sisi lain, upaya pencapaian target produksi gas sebesar 12 BSCFD juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Ketersediaan infrastruktur yang mampu menjangkau seluruh wilayah memungkinkan gas alam bisa terserap secara optimal untuk memenuhi kebutuhan domestik," jelasnya.
Baca juga: AS Ingin Kerahkan Kembali Senjata Nuklir ke Inggris, Ini Respons Marah Rusia
Investasi pada proyek-proyek pengembangan gas alam perlu ditingkatkan untuk menjamin ketersediaan suplai gas bagi pasar domestik. Pada 2024, investasi untuk pengembangan lapangan gas ditargetkan sebesar USD8 miliar atau 50% dari target total investasi di sektor hulu migas yang mencapai USD16 miliar.
(uka)
Lihat Juga :