Soal Tuduhan Dirut Taspen Gelapkan Rp300 Triliun, Erick Thohir: Kalau Terbukti Saya Penjarakan
Rabu, 06 September 2023 - 19:00 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir beri penjelasan soal dugaan yang melibatkan dirut Taspen. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal dugaan penggelapan anggaran senilai Rp300 triliun yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Taspen (Persero) Antonius Nicholas Stephanus Kosasih. Dia menegaskan akan mencopot dan memenjarakan ANS Kosasih hingga jajaran direksi dan komisaris Taspen, jika dugaan tindak pidana tersebut terbukti.
Baca juga: KTT ASEAN Kantongi Komitmen Investasi Rp580 Triliun, Erick Thohir: Kita Dorong Percepatannya
"Kalau ada korupsi ya, direksi dan komisaris (Taspen) saya copot, saya penjarakan," ungkap Erick saat ditemui di kawasan DPR/MPR, Rabu (6/9/2023).
Meski demikian, dirinya membantah isu penggelapan dana jumbo oleh ANS Kosasih. Bos BUMN di sektor asuransi pegawai negeri ini dituduh mengelola anggaran Rp300 triliun untuk modal kampanye calon presiden (capres) pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Perkara itu, lanjut Erick, sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak empat tahun lalu. Dan hasilnya tidak ada temuan atas perkara yang ditudingkan.
Baca juga: KTT ASEAN Kantongi Komitmen Investasi Rp580 Triliun, Erick Thohir: Kita Dorong Percepatannya
"Kalau ada korupsi ya, direksi dan komisaris (Taspen) saya copot, saya penjarakan," ungkap Erick saat ditemui di kawasan DPR/MPR, Rabu (6/9/2023).
Meski demikian, dirinya membantah isu penggelapan dana jumbo oleh ANS Kosasih. Bos BUMN di sektor asuransi pegawai negeri ini dituduh mengelola anggaran Rp300 triliun untuk modal kampanye calon presiden (capres) pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Perkara itu, lanjut Erick, sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak empat tahun lalu. Dan hasilnya tidak ada temuan atas perkara yang ditudingkan.
Lihat Juga :