KTT ASEAN Kantongi Komitmen Investasi Rp580 Triliun, Erick Thohir: Kita Dorong Percepatannya
Selasa, 05 September 2023 - 20:56 WIB
loading...
Erick Thohir akan mendorong pelaksanaan investasi dari anggota ASEAN. Foto/KementerianBUMN
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pemerintah segera merealisasikan pelaksanaan investasi atas 93 proyek dengan nilai USD38,2 miliar atau setara Rp580,6 triliun. Ke-93 proyek tersebut merupakan kesepakatan bersama antara anggota ASEAN dan mitra negara lainnya.
Baca juga: Di Hadapan Pimpinan ASEAN, Erick Thohir Ungkap Peran BUMN di Sejumlah Sektor
"Kita sudah paparkan, yang sudah jadi, tetapi yang tentu partnership yang ada 93 project itu kita akan dorong percepatannya," ungkap Erick saat konferensi pers ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2023).
Dalam iklim investasi di Tanah Air, lanjut Erick, pemerintah tetap memastikan adanya keseimbangan. Artinya, peluang investasi tidak hanya datang dari perusahaan pelat merah, namun juga berasal dari investor lokal dan mancanegara.
"Dan kita harus pastikan keseimbangan investasi yang ada di Indonesia tidak hanya investasi dari BUMN sendiri, privat sector, tetapi juga investasi dari tentu luar negeri yang kita ingin," paparnya.
Menurutnya, derasnya investasi mampu mengurangi angka pengangguran di dalam negeri sebab membuka peluang pembukaan lapangan kerja baru. "Karena memang salah satu tekanan kepada kita menciptakan lapangan pekerjaan yang maksimal, mayoritas penduduk kita adalah muda," tutur dia.
Di sektor pertambangan dan energi baru dan terbarukan, Erick menyebut pemerintah masih membuka peluang bagi investor asing untuk ikut membangun ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV Battery).
Baca juga: Di Hadapan Pimpinan ASEAN, Erick Thohir Ungkap Peran BUMN di Sejumlah Sektor
"Kita sudah paparkan, yang sudah jadi, tetapi yang tentu partnership yang ada 93 project itu kita akan dorong percepatannya," ungkap Erick saat konferensi pers ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2023).
Dalam iklim investasi di Tanah Air, lanjut Erick, pemerintah tetap memastikan adanya keseimbangan. Artinya, peluang investasi tidak hanya datang dari perusahaan pelat merah, namun juga berasal dari investor lokal dan mancanegara.
"Dan kita harus pastikan keseimbangan investasi yang ada di Indonesia tidak hanya investasi dari BUMN sendiri, privat sector, tetapi juga investasi dari tentu luar negeri yang kita ingin," paparnya.
Menurutnya, derasnya investasi mampu mengurangi angka pengangguran di dalam negeri sebab membuka peluang pembukaan lapangan kerja baru. "Karena memang salah satu tekanan kepada kita menciptakan lapangan pekerjaan yang maksimal, mayoritas penduduk kita adalah muda," tutur dia.
Di sektor pertambangan dan energi baru dan terbarukan, Erick menyebut pemerintah masih membuka peluang bagi investor asing untuk ikut membangun ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV Battery).
Lihat Juga :