Puluhan Kontraktor Migas Nunggak USD400 Juta ke Pemerintah

Jum'at, 07 April 2017 - 13:03 WIB
Puluhan Kontraktor Migas...
Puluhan Kontraktor Migas Nunggak USD400 Juta ke Pemerintah
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebutkan terdapat 40 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas menunggak sekitar USD400 juta kepada pemerintah. Mereka tidak membayar komitmen kepastian (firm committment) dan bonus tanda tangan (signature bonus), yang menjadi kewajiban mereka paska memenangkan tender wilayah kerja migas.

Sekretaris SKK Migas Budi Agustiyono mengungkapkan, dari tunggakan sebesar USD400 juta tersebut baru sekitar USD50 juta yang telah dibayar. Dia mengaku mengalami kesulitan menagih tunggakan tersebut, karena mayoritas dari mereka sudah masuk masa terminasi.

"Upayanya sudah beberapa kali. Orangnya pun di alamat tidak ketemu. Yang sudah bayar sekitar USD50 juta dari sekitar USD400 juta," katanya dalam acara Media Gathering SKK Migas di Hotel Aston Anyer, Banten, Jumat (7/4/2017).

Dia mengaku, telah berbagai upaya dilakukan untuk menagih tunggakan tersebut. Pertama, pihaknya mengumumkan di surat kabar dengan tanpa menyebutkan nama perusahaan. Kemudian kembali diumumkan dengan menyebutkan nama perusahaan, namun kontraktor migas tersebut tak kunjung membayar tunggakannya.

"Terus kita sudah buat surat ke kedutaan atau nyari siapa nih. Coba lewat wajib pajak, tapi ternyata dia bukan orang Indonesia dan bukan wajib pajak Indonesia," tutur dia.

Budi menuturkan, para kontraktor tersebut seharusnya membayarkan kewajibannya sebelum meninggalkan Indonesia. Sayangnya, SKK Migas tak memiliki hak untuk menagih tunggakan tersebut saat mereka masih belum habis kontrak.

"‎Beberapa kontrak itu sudah terminasi, tapi kewajibannya belum. Harusnya kan begitu dia pergi harusnya ditanyain kewajibannya gimana. Tapi karena kita enggak punya hak untuk itu, tapi kita yang disalahkan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
SKK Migas Tanda Tangani...
SKK Migas Tanda Tangani Kerja Sama Wilayah Kerja Amanah dan Melati
11 Kontrak Baru, SKK...
11 Kontrak Baru, SKK Migas Pastikan Harga Gas Turun
September 2021, Realisasi...
September 2021, Realisasi Lifting Migas Capai 96% dari Target
Rampungkan Proyek KLD,...
Rampungkan Proyek KLD, PHE ONWJ Berkontribusi 16 MMSCFD
Migas Non Konvensional...
Migas Non Konvensional RI Dilirik Asing, Cadangan Paling Besar Ada di Pulau Ini
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
14 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
33 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved