Pengembangan Energi Bersih dari Blue dan Green Ammonia Tampil di AIPF 2023

Kamis, 07 September 2023 - 14:01 WIB
loading...
Pengembangan Energi...
Pengembangan blue dan green ammonia terus dilakukan di Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) turut serta dalam penyelenggaraan ASEAN Indo Pasific Forum (AIPF) di Jakarta pada tanggal 5 dan 6 September 2023. Kegiatan bisa menjadi momen tepat bagi perusahaan untuk menunjukkan peran strategisnya dalam pembangunan nasional.

Baca juga: Pimpin KTT ke-20 ASEAN, Jokowi Ajak India Tanggulangi Kejahatan Maritim

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, dengan memanfaatkan kekuatan kolektif ASEAN dan Indo-Pasifik serta semangat kerja sama, seluruh pihak dapat membuka peluang baru untuk pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan di seluruh kawasan.

"Saat ini, kita berada pada momen penting, momen peluang, momen tanggung jawab. Kita berkumpul untuk membangun masa depan yang lebih terhubung, lebih sejahtera, dan lebih berkelanjutan untuk kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik," kata Erick dikutip Kamis (9/7/2023).

Sementara itu, Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia Jamsaton Nababan mengungkapkan dalam forum strategis ini pihaknya akan memperkenalkan pengembangan blue ammonia dan green ammonia. Keduanya merupakan salah satu sumber energi bersih di masa depan dan diprediksi kebutuhannya akan semakin meningkat.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pengembangan adalah salah satu bentuk diversifikasi usaha Pupuk Indonesia yang sekaligus mendukung hilirisasi industri hidrogen dalam negeri untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Terlebih Pupuk Indonesia memiliki pengalaman lebih dari lima puluh tahun dalam memproduksi, mendistribusikan, dan mengelola amonia.

"Dalam kesempatan business matching, Pupuk Indonesia memperkenalkan sejumlah pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan asing," kata Jamsaton.

Ada empat rencana pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang dipaparkan dalam AIPF 2023, yaitu blue ammonia di Pulau Yamdena bersama INPEX dari Jepang. Kemudian pengembangan blue ammonia pada kawasan Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh bersama Mitsui dari Jepang.

Selanjutnya adalah pengembangan hybrid green ammonia di Petrokimia Gresik bersama PLN dan ACWA Power asal Arab Saudi. Terakhir, Pupuk Indonesia juga berencana untuk mengembangkan hybrid green ammonia di Pupuk Iskandar Muda (PIM) bersama Toyo dan Mitsui asal Jepang.

“Bersama dengan perusahaan-perusahaan tersebut, kami akan melakukan kajian-kajian yang telah kami tuangkan dalam nota kesepahaman atau MoU,” jelas Jamsaton.

Sejalan dengan tema AIPF 2023, selain mempersiapkan infrastruktur pendukung clean chemical, Pupuk Indonesia juga memiliki keunggulan di bidang transformasi digital. Keunggulan itu diwujudkan melalui pengembangan teknologi informasi untuk peningkatan daya saing industri pupuk nasional.

Dalam program transformasi digital ini, Pupuk Indonesia telah menerapkan berbagai teknologi mutakhir seperti robotic, simulation, internet of things (IoT), cyber security, cloud computing, big data, virtual reality, precision farming, dan sebagainya.

Baca juga: Masalah Pinjol Bodong Belum Beres, Eh Muncul yang Namanya Pinpri: Gak Kalah Ngerinya!

"Kami berharap dalam ajang AIPF 2023 dapat terjadi kerja sama dan pertukaran informasi, pengetahuan dan transfer teknologi antar negara ASEAN," tandas Jamsaton.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Resmikan SPKLU ke-5.000...
Resmikan SPKLU ke-5.000 di Priok, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved