Kepala Bapanas Sidak Gudang Beras Wilmar, Ini Hasilnya
Selasa, 12 September 2023 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Dengan stok beras yang tersedia tersebut, Arief mengimbau masyarakat agar menerapkan belanja bijak sehingga terbentuk budaya konsumsi pangan yang terkendali sehingga stabilitas pangan tetap terjaga. "Tidak perlu sampai panic buying yang memicu kelangkaan pasokan dan lonjakan harga karena stok tersedia," tandasnya.
Sementara itu, General Manager Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang Tenang Sembiring membantah adanya monopoli beras. Perusahaannya saat ini hanya menyerap 2,5 % dari keseluruhan produksi padi di wilayah Banten. Baca juga: Desak Revitalisasi Penggilingan Padi, Ombudsman: Untungkan Petani
"Kami mulai produksi sejak Juni 2022. Selama Januari hingga Agustus 2023 jumlah gabah petani yang diserap ada sampai 69.800 ton. Sementara produksi gabah di Banten diperkirakan di angka 1,5 juta ton,” katanya.
Mengacu hal tersebut, persentase penyerapan gabah kami sekitar 2,5%. ”Jadi bagaimana kami bisa melakukan monopoli dan menentukan harga, sementara supplier kami juga berasal dari penggilingan padi di wilayah ini,” tuturnya.
Tenang juga memaparkan selama Agustus 2023, GKP yang dapat diserap Wilmar Serang hanya 5% dari rerata realisasi produksi atau sekitar 200 ton per hari. Semenjak minggu pertama Agustus 2023, pihaknya hanya menyerap 1.750 MT saja gabah. "Kita akan stop supply beras karena tidak ada lagi stok gabah per hari ini, hanya ada stok 350 MT saja," ujarnya.
Sementara itu, General Manager Kawasan Industri Terpadu Wilmar Serang Tenang Sembiring membantah adanya monopoli beras. Perusahaannya saat ini hanya menyerap 2,5 % dari keseluruhan produksi padi di wilayah Banten. Baca juga: Desak Revitalisasi Penggilingan Padi, Ombudsman: Untungkan Petani
"Kami mulai produksi sejak Juni 2022. Selama Januari hingga Agustus 2023 jumlah gabah petani yang diserap ada sampai 69.800 ton. Sementara produksi gabah di Banten diperkirakan di angka 1,5 juta ton,” katanya.
Mengacu hal tersebut, persentase penyerapan gabah kami sekitar 2,5%. ”Jadi bagaimana kami bisa melakukan monopoli dan menentukan harga, sementara supplier kami juga berasal dari penggilingan padi di wilayah ini,” tuturnya.
Tenang juga memaparkan selama Agustus 2023, GKP yang dapat diserap Wilmar Serang hanya 5% dari rerata realisasi produksi atau sekitar 200 ton per hari. Semenjak minggu pertama Agustus 2023, pihaknya hanya menyerap 1.750 MT saja gabah. "Kita akan stop supply beras karena tidak ada lagi stok gabah per hari ini, hanya ada stok 350 MT saja," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :