KCIC Usul Tarif Kereta Cepat Rp300.000, Sudah Termasuk Biaya LRT dan KA Feeder

Rabu, 13 September 2023 - 15:46 WIB
loading...
KCIC Usul Tarif Kereta...
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengusulkan harga tiket bundling kereta cepat sudah termasuk biaya LRT dan KA Feeder. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) direncanakan akan diresmikan dan mulai dioperasikan secara komersil pada 1 Oktober 2023. Adapun tarif KCJB hingga kini masih belum ditetapkan.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan tarif yang akan dikenakan sebesar Rp300.000.

Baca Juga: Jokowi Bakal Resmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung 1 Oktober 2023

Adapun tarif yang diusulkan tersebut merupakan tiket bundling. Dimana tiket tersebut sudah termasuk tiket LRT Jabodebek dan KA feeder dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung.

"Kita mengusulkan di Rp300.000, sudah sama KA feeder dan LRT Jabodebek. Tapi kan kita masih diskusikan dengan KAI dan LRT," kata Dwiyana saat ditemui usai mendampingi Presiden Joko Widodo menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim, Rabu (13/9/2023).

Sementara, Dwiyana mengatakan tarif tiket KCJB tanpa tarif bundling pihaknya mengusulkan sebesar Rp250.000 untuk kelas premium ekonomi. "Kalau first class and business class pasti kita menggunakan dinamite pricing kan, karena segmennya berbeda," katanya.

Baca Juga: Jokowi Pastikan Tak Ada Subsidi untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung

Sementara, tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipastikan tidak akan diberikan subsidi oleh pemerintah. Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai menjajal kereta cepat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Ungkap Risiko, MODANTARA...
Ungkap Risiko, MODANTARA Minta Batas Potongan Platform 8% Ditinjau Kembali
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Rekomendasi
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Infografis
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di UI, UGM, Unpad, dan Unair di SNBT 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved