Petinggi AFPI Selanjutnya Dinilai Harus Paham Seluk-beluk Pembiayaan Properti

Kamis, 14 September 2023 - 17:35 WIB
loading...
Petinggi AFPI Selanjutnya...
Ketua Umum AFPI harus memahami pembiayaan properti. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Berlakunya UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) turut memperkuat peran dan kewenangan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) sekaligus membawa era baru bagi industri fintech lending di Indonesia.

Baca juga: Resmi, BEI Ajukan Jadi Penyelenggara Bursa Karbon ke OJK

Kepala Eksekusif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman menjelaskan, pertama kalinya bidang usaha fintech lending diatur pada level UU, sebelumnya hanya diatur melalui peraturan OJK. Jadi diperlukan peran Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dari sisi eksternal untuk penguatan dan pembaharuan code of conduct bagi pelaku usaha.

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, regulator, asosiasi dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan pengembangan peer-to-peer lending ini dapat terus bertumbuh lebih baik.” jelas Agusman dalam Webinar Nasional “Menyambut Era Baru Industri Fintech Lending Pasca Terbitnya UUP2SK” yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada, Kamis (12/9/2023).

Agusman menambahkan, “Sangat penting dari sisi eksternal adalah peran AFPI, penguatan market conduct, pembaharuan market conduct, kemudian koordinasi penanganan peer-to-peer lending ilegal baik melalui Satgas Waspada investasi, Google dan dengan pihak eksternal lainnya”.

Di acara yang sama, Wakil Ketua Komisi XI Amir Uskara mengingatkan tujuan mulia dari pengaturan fintech lending di Indonesia pertama kalinya di akhir 2016 untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi pertumbuhan sektor UMKM. Pun pentingnya kontribusi AFPI dalam mendukung program pemerintah, sehubungan dengan pemilihan ketua umum AFPI baru yang akan datang.

“Periode selanjutnya idealnya yang bisa memimpin AFPI ke depan adalah mereka yang memahami seluk-beluk pembiayaan produktif untuk mendukung tujuan mulia tersebut.” kata Amir.

Selanjutnya menurut Amir, kemampuan dan pemahaman yang harus dimiliki ketua umum AFPI yang baru adalah mengenai pembiayaan terkait properti termasuk untuk kepemilikan rumah.

“Pemerintah pusat sudah memberikan perhatian khusus pada kepemilikan rumah rakyat, maka ketua umum AFPI ke depan harus juga memiliki skill dan pemahaman yang terkait dengan bagaimana AFPI dapat lebih kontributif mendukung kebijakan dan program pemerintah tersebut.” pungkas Amir.

Sejalan dengan Amir, Anggota Komisi XI Misbakhun, turut menyuarakan kriteria krusial bagi ketua umum AFPI periode selanjutnya yang dapat mendukung roadmap OJK dan program pemerintah pusat terkait pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Venezuela Mau Gabung BRICS, Harta Karunnya Bukan Kaleng-kaleng: Kalahkan Raja Minyak

"Tantangan besar masih dihadapi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah di Indonesia, sehingga Ketua Umum AFPI selanjutnya juga perlu memahami teknis pembiayaan properti untuk kelak anggota AFPI semoga dapat membantu masyarakat yang sering kali terkendala misalnya masalah down payment untuk beli rumah. Kebutuhan kredit konsumtif bertujuan positif seperti ini perlu diperhatikan untuk kebutuhan mendasar penduduk kita," tutup Misbakhun.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Empat Tahun Berturut-turut,...
Empat Tahun Berturut-turut, Bibit.id Raih Penghargaan Kemenkeu
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved