Digertak Putin, Miliarder Rusia Ramai-ramai Pulangkan Aset Rp768 Triliun

Jum'at, 15 September 2023 - 10:48 WIB
loading...
A A A
Rusia telah mengambil langkah untuk memikat para miliardernya kembali ke negaranya. Negara ini menangguhkan perjanjian pajak ganda dan meningkatkan biaya perlindungan aset di negara-negara yang aman seperti Siprus dan Malta. Sementara, perusahaan yang mendaftar ulang di Rusia dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat pajak, menurut laporan Bloomberg.

"Hubungan Rusia-Siprus saat ini tidak berjalan dengan baik dalam hal pengiriman uang," kata Alexei Kuznetsov, dari perusahaan B1 Group yang sebelumnya beroperasi di Rusia. "Ini diselesaikan dengan pindah ke yurisdiksi sahabat atau Rusia," kata dia.

Baca Juga: 10 Miliarder Terkaya di Dunia per September 2023, 9 Orang Amerika, 1 Taipan Prancis

Di sisi lain, Rusia semakin mempersulit perusahaan asing, termasuk perbankan untuk meninggalkan negaranya. Moskow kini mengenakan biaya kepada perusahaan minimal 10% dari nilai penjualan bisnis lokal. Selain itu, Pemerintah Rusia juga mulai mewajibkan pengusaha dari negara yang tidak bersahabat untuk menyumbangkan 10% dari hasil penjualan demi memperkuat anggaran negara mulai Maret 2023.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved