Penuh Haru, Suasana Pemakaman CEO GE Indonesia Handry Satriago
Sabtu, 16 September 2023 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam dunia kebudayaan juga Handry punya aktivitas yang sangat lengkap, karena menyelenggarakan beberapa pertunjukan, mendukung beberapa kegiatan kebudayaan, menerbitkan buku, buku-buku Handry itu buku buku yang cukup best seller di banyak periode saya terakhir," ujar Riri Riza di TPU Menteng Pulo, Sabtu (16/9/2023).
Senada, saudara kandung presenter Najwa Shihab, Najelaa Shihab, juga mengenang sosok almarhum yang cukup banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia lewat berbagai inisiatifnya.
"Bang Handry selalu menunjukkan kepedulian yang luar biasa di dunia pendidikan, lewat inisiatif di sekolah.mu, sekolah rimba, banyak sekali pemikiran dan ide. Saya banyak belajar, Bang Handry menjadi sosok guru, tanpa terlihat menggurui," kata Najelaa.
Handry Satriago lahir di Pekanbaru, Riau, pada 13 Juni 1969. Merupakan seorang putra tunggal dari pasangan perantau Minang. Pada usia 17 tahun dia divonis menderita kanker kelenjar getah bening, sehingga membuatnya harus menggunakan kursi roda sampai akhir hayat.
Handry diketahui bersekolah di SMA Labschool Jakarta hingga meraih gelar Sarjana Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1993. Dia kemudian melanjutkan studinya dan meraih gelar dual degree magister manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen IPMI dan Universitas Monash pada tahun 1997.
Senada, saudara kandung presenter Najwa Shihab, Najelaa Shihab, juga mengenang sosok almarhum yang cukup banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia lewat berbagai inisiatifnya.
"Bang Handry selalu menunjukkan kepedulian yang luar biasa di dunia pendidikan, lewat inisiatif di sekolah.mu, sekolah rimba, banyak sekali pemikiran dan ide. Saya banyak belajar, Bang Handry menjadi sosok guru, tanpa terlihat menggurui," kata Najelaa.
Handry Satriago lahir di Pekanbaru, Riau, pada 13 Juni 1969. Merupakan seorang putra tunggal dari pasangan perantau Minang. Pada usia 17 tahun dia divonis menderita kanker kelenjar getah bening, sehingga membuatnya harus menggunakan kursi roda sampai akhir hayat.
Handry diketahui bersekolah di SMA Labschool Jakarta hingga meraih gelar Sarjana Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1993. Dia kemudian melanjutkan studinya dan meraih gelar dual degree magister manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen IPMI dan Universitas Monash pada tahun 1997.
Lihat Juga :