Bursa Karbon Meluncur Pekan Depan, BEI dan PLN Sudah Ancang-ancang
Senin, 18 September 2023 - 11:37 WIB
loading...
PLTU bisa mengambil peran dalam pasar karbon yang akan diluncurkan pekan depan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Mahendra Siregar mengungkap, pemerintah akan meluncurkan bursa kabon secara perdana pada 26 September 2023 mendatang. Dengan demikian semua proses yan mendukung keberhasilan, kesuksesan dari perdagangan karbon melalui bursa karbon mulai dari hulu hingga hilir bisa direinvestasikan kepada upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, terutama dalam konteks pengurangan emisi karbon akan dimulai secara resmi.
Baca juga: Kapan RI Mulai Terapkan Pajak Karbon? Ini Bocoran dari Wamenkeu
"Itu adalah rencana dalam minggu depan. Tapi secara pararel kita bersama harus teus meningkatkan diri dalam pemahaman, pengetahuan, kapasitas untuk benar-benar mengerti membentuk ekosistem," terang Mahendra dalam seminar "Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dan Peluang Perdagangan Karbon di Indonesia" Senin (18/9/2023).
Mahendra menambahkan, pemilihan provinsi dan kota utamanya Jambi karena menjadi salah satu sumber yang terbukti dapat mengurangi emisi gas rumah kaca atau karbon yang bisa langsung dimatrealiasasikan.
"Baik yang sekarang sudah dilakukan dengan dukungan lewat bio karbon fund ataupun yang dilakukan perusahaan industri, kerja sama dengan universitas, asosiasi dan berbagai stakeholder," lanjutnya.
Baca juga: Kapan RI Mulai Terapkan Pajak Karbon? Ini Bocoran dari Wamenkeu
"Itu adalah rencana dalam minggu depan. Tapi secara pararel kita bersama harus teus meningkatkan diri dalam pemahaman, pengetahuan, kapasitas untuk benar-benar mengerti membentuk ekosistem," terang Mahendra dalam seminar "Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dan Peluang Perdagangan Karbon di Indonesia" Senin (18/9/2023).
Mahendra menambahkan, pemilihan provinsi dan kota utamanya Jambi karena menjadi salah satu sumber yang terbukti dapat mengurangi emisi gas rumah kaca atau karbon yang bisa langsung dimatrealiasasikan.
"Baik yang sekarang sudah dilakukan dengan dukungan lewat bio karbon fund ataupun yang dilakukan perusahaan industri, kerja sama dengan universitas, asosiasi dan berbagai stakeholder," lanjutnya.
Lihat Juga :