Pemerintah dan DPR Sepakat Soal Asumsi Dasar Makro APBN 2024, Begini Isi Lengkapnya
Kamis, 21 September 2023 - 12:37 WIB
loading...
Pemerintah dan DPR RI menyepakati sejumlah asumsi dasar makro pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2024. Dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 ditargetkan 5,2%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dan DPR RI menyepakati sejumlah asumsi dasar makro pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2024 . Dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 ditargetkan sebesar 5,2%.
"Asumsi dasar makro APBN 2024 antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, inflasi terkendali sebesar 2,8%, dan nilai tukar rupiah sebesar Rp15.000/USD," ujar Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-6 Masa Persidangan I Tahun 2023-2024 di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: Tok! Menteri ESDM dan Komisi VII Sepakati Asumsi Makro Sektor ESDM
Kemudian, asumsi dasar makro lainnya mencakup suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,7%, ICP disepakati sebesar USD82/Barel, dan lifting minyak disepakati sebesar 635 ribu barel per hari, serta lifting gas sebesar 1,033 juta barel setara minyak per hari.
"Resiliensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam menghadapi risiko ketidakpastian global selama ini akan menjadi pijakan kuat bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024," sambung Sri.
Baca Juga: Pidato Jokowi dalam Nota Keuangan, Ini Daftar Lengkap Asumsi Dasar Makro RAPBN 2024
Dia mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 yang aman dan kondusif sangat penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi, sosial, dan politik nasional.
"Asumsi dasar makro APBN 2024 antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, inflasi terkendali sebesar 2,8%, dan nilai tukar rupiah sebesar Rp15.000/USD," ujar Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-6 Masa Persidangan I Tahun 2023-2024 di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: Tok! Menteri ESDM dan Komisi VII Sepakati Asumsi Makro Sektor ESDM
Kemudian, asumsi dasar makro lainnya mencakup suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,7%, ICP disepakati sebesar USD82/Barel, dan lifting minyak disepakati sebesar 635 ribu barel per hari, serta lifting gas sebesar 1,033 juta barel setara minyak per hari.
"Resiliensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam menghadapi risiko ketidakpastian global selama ini akan menjadi pijakan kuat bagi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024," sambung Sri.
Baca Juga: Pidato Jokowi dalam Nota Keuangan, Ini Daftar Lengkap Asumsi Dasar Makro RAPBN 2024
Dia mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 yang aman dan kondusif sangat penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi, sosial, dan politik nasional.
Lihat Juga :