Dorong Industri Jasa Keuangan Lebih Sehat, OJK Terapkan Pertahanan Tiga Lapis
Kamis, 21 September 2023 - 08:02 WIB
loading...
OJK terus memperkuat industri jasa keuangan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menerapkan pertahanan tiga lapis (three lines model) untuk mewujudkan industri jasa keuangan yang sehat, tumbuh berkelanjutan, dan mengutamakan perlindungan konsumen . Deputi Komisioner Audit Internal Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK, Hidayat Prabowo, mengatakan pertahanan tiga lapis tersebut terdiri dari pelaku usaha di sektor jasa keuangan, asosiasi profesi industri, dan profesi penunjang, serta OJK yang berperan sebagai otoritas.
Baca juga: OJK Bakal Lebih Galak ke Debt Collector
Menurutnya, seluruh pihak dalam tiga lini tersebut perlu mengedepankan prinsip integritas dan tata kelola yang baik dalam memastikan pelaporan keuangan yang berintegritas dan berkualitas. Upaya itu penting mengingat fondasi jasa keuangan dibangun berdasarkan kepercayaan serta keyakinan investor, yang pada akhirnya turut berperan dalam mencegah terjadinya kejahatan di sektor jasa keuangan.
“Kami meyakini penguatan tata kelola secara berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing. Namun, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci mencapai kesuksesan bersama dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang sehat, berkelanjutan, dan mampu mendukung perekonomian nasional,” ujar Hidayat melalui keterangan pers, Rabu (20/9/2023).
Hidayat mengatakan penguatan tata kelola yang berkelanjutan membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Upaya-upaya OJK dalam penguatan tata kelola yang baik dan penerapan ESG memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Termasuk asosiasi industri dan profesi, lembaga di bidang tata kelola, serta seluruh pelaku usaha.
Baca juga: OJK Bakal Lebih Galak ke Debt Collector
Menurutnya, seluruh pihak dalam tiga lini tersebut perlu mengedepankan prinsip integritas dan tata kelola yang baik dalam memastikan pelaporan keuangan yang berintegritas dan berkualitas. Upaya itu penting mengingat fondasi jasa keuangan dibangun berdasarkan kepercayaan serta keyakinan investor, yang pada akhirnya turut berperan dalam mencegah terjadinya kejahatan di sektor jasa keuangan.
“Kami meyakini penguatan tata kelola secara berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing. Namun, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci mencapai kesuksesan bersama dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang sehat, berkelanjutan, dan mampu mendukung perekonomian nasional,” ujar Hidayat melalui keterangan pers, Rabu (20/9/2023).
Hidayat mengatakan penguatan tata kelola yang berkelanjutan membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Upaya-upaya OJK dalam penguatan tata kelola yang baik dan penerapan ESG memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Termasuk asosiasi industri dan profesi, lembaga di bidang tata kelola, serta seluruh pelaku usaha.
Lihat Juga :