Santri Dukung Ganjar Latih Emak-emak Bikin Pupuk Organik di Bogor

Kamis, 21 September 2023 - 12:30 WIB
loading...
Santri Dukung Ganjar...
Santri Dukung Ganjar menggelar pelatihan membuat pupuk organik dari sampah rumah tangga bareng masyarakat yang berada di Desa Cihowe Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
BOGOR - Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar pelatihan membuat pupuk organik dari sampah rumah tangga bareng masyarakat yang berada di Desa Cihowe Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Koordinator Wilayah SDG Jabodetabek, Farhan Ikhsan mengatakan kegiatan tersebut dinilai bermanfaat karena bisa mengetahui cara membuat pupuk organik.

"Kami mendorong masyarakat bagaimana caranya sampah rumah tangga bisa menjadi nilai manfaat," kata Farhan dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).

Baca Juga: Berkunjung ke Markas Ganjarian Spartan, Ganjar Pranowo: Pokoknya Gas Pol

Dia mengatakan kegiatan tersebut mendapatkan antusias tinggi dari masyarakat sekitar terutama ibu-ibu. Hampir semua perserta yang hadir mayoritas emak-emak.

Menurut dia para emak-emak mengikuti pelatihan ini lantaran mereka ingin mengetahui bagaimana proses sampah menjadi pupuk. Farhan menjelaskan pembuatan pupuk organik dari sampah rumah tangga terbilang sangat murah dan mudah.

Baca Juga: Ganjar Dorong Konsep Link and Match Atasi Pengangguran Terdidik

Hanya menggunakan sayuran, gula merah dan cairan membuat pupuk. Semua bahan tersebut kemudian dicampur dan disimpan di tempat suhu dingin selama 20 hari sampai cairannya tidak mengeluarkan aroma busuk.

"Disimpan saja selama beberapa hari hasilnya nanti sampah rumah tangga itu akan menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat dan bernilai," paparnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun 7 Pabrik Pupuk Baru hingga 2029, Telan Anggaran Rp57 Triliun
Mentan Amran Cabut Izin...
Mentan Amran Cabut Izin Usaha 190 Pengecer dan Distributor Pupuk Nakal
Tanya Langsung ke Petani,...
Tanya Langsung ke Petani, Mentan Pastikan Harga Pupuk Subsidi Sudah Turun 20%
Terungkap Ada 2.039...
Terungkap Ada 2.039 Kios Pupuk Bermasalah, Petani Rugi Rp600 Miliar per Tahun
Manajemen Risiko Kunci...
Manajemen Risiko Kunci Tingkatkan Kapasitas SDM di Era Bisnis Dinamis
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved