Tanggapi Tuduhan BUMN cuma Minta-minta PMN, Erick Thohir: Kalau Orang Dizalimi Biasanya Dapat Berkah

Kamis, 28 September 2023 - 10:30 WIB
loading...
Tanggapi Tuduhan BUMN...
Erick Thohir tanggapi tuduhan BUMN hanya minta-minta PMN. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal tuduhan perusahaan pelat merah hanya meminta-minta penyertaan modal negara ( PMN ), sementara anggaran segar yang disuntik pemerintah sebelumnya tidak terserap maksimal.

Baca juga: Delapan BUMN yang Terima PMN 2023-2024, Sektor Konstruksi Paling Gede

Erick membantah tuduhan tersebut dengan dasar argumentasi bahwa 80% dari total PMN yang diterima BUMN saat ini dialokasikan untuk penugasan pemerintah. Minimnya realisasi atau pemanfaatan dana segar yang sudah digelontorkan pemerintah kepada perseroan merupakan masalah yang terjadi sejak 2015-2016.

"Karena kita melihat PMN hari ini 80% adalah penugasan, dan kemarin saya dikejar-kejar berita 'oh ini PMN-nya tidak terserap, sudah minta-minta'. Itu problem tahun 2015-2016," ucap Erick saat ditemui di tempat kerjanya, ditulis Kamis (28/9/2023).

Erick pun menyayangkan tuduhan yang diarahkan kepadanya. Padahal, perkara tersebut merupakan persoalan masa lalu, yang saat itu dirinya belum menjabat sebagai orang nomor satu di Kementerian BUMN.

"Tapi tetap saya yang dituduh, nggak papa, kalau orang dizalimi biasanya dapat berkah," ucapnya.

Di balik informasi palsu itu, Erick menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan PMN BUMN saat ini. Dia memastikan seluruh anggaran yang diterima perusahaan digunakan sesuai dengan ketentuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Berita Terkini
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Infografis
Ketum PSSI dari Masa...
Ketum PSSI dari Masa ke Masa, mulai Soeratin hingga Erick Thohir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved