Ingin Tahu Kenapa Eropa Masuk Jurang Resesi? Ini Sebabnya

Senin, 03 Agustus 2020 - 15:23 WIB
loading...
Ingin Tahu Kenapa Eropa...
Eropa masuk jurang resesi menyusul AS. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan penyebab terjadinya resesi di Uni Eropa . Resesi Uni Eropa cenderung sama seperti Amerika Serikat (AS) disebabkan kontraksi yang sudah terlebih dahulu terjadi Kuartal I/2020 dengan Produk Doemstik Brurto (PDB) negara-negara Eropa terkontraksi -3,6%

"Kontraksi di zona Eropa ini merupakan kontraksi terdalam sejak PDB gabungan tercatat di tahun 1995, dan mengindikasikan bahwa krisis pandemi Covid-19 ini melebihi dampak dari krisis global tahun 2008," kata Josua saat dihubungi SINDOnews, di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: Daftar Negara Resesi Akibat Corona, Dari Amerika Hingga Spanyol

Guna mengantisipasi resesi Uni Eropa merembet ke Indonesia, pemerintah perlu memberikan tindakan keras pada daerah yang kasusnya masih tinggi selama 1-2 minggu dengan harapan pertumbuhan kasus baru melambat, dan pada gilirannya akan membuka jalan untuk membuka kembali perekonomian. "Bersamaan dengan itu, pemerintah perlu mempercepat penyerapan terutama untuk bansos dan UMKM, sehingga masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas ekonomi," katanya.

Baca Juga: Awas! Susul Eropa, Asia Siap Masuk Jurang Resesi Termasuk RI

Pihaknya menilai, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan, ditambah lagi penyerapan anggaran stimulus masih rendah. Sebab itu, perlu usaha ekstra keras untuk mencegah terjadinya resesi. "Dengan cukup masifnya rencana stimulus, disertai dengan skema-skema pendanaan dari pemerintah, seharusnya stimulus tersebut dapat membantu pemulihan ekonomi di Kuartal III/2020," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas Resesi Global,...
Awas Resesi Global, Iran Tutup Selat Hormuz Bisa Memicu Lonjakan Harga Minyak
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Mendorong Ekonomi Global Jatuh ke Jurang Resesi
Deretan Negara dengan...
Deretan Negara dengan Ekonomi Terbesar yang Terkena Resesi
Krisis Kemanusiaan di...
Krisis Kemanusiaan di Gaza Bisa Picu Resesi Ekonomi Global
Hadapi Ancaman Resesi...
Hadapi Ancaman Resesi Global, Sektor Pertanian Perlu Diperkuat
Apakah Resesi Itu Nyata?...
Apakah Resesi Itu Nyata? Simak Penjelasan Pakar
Presiden Prabowo: Dunia...
Presiden Prabowo: Dunia Sekarang Penuh Ketidakpastian, Bahkan Bahaya
Krisis Global, Pergeseran...
Krisis Global, Pergeseran Kekuasaan, dan Ujian Stabilitas Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap...
Presiden Prabowo Ungkap Pentingnya Amerika Serikat dan Eropa Bagi Dunia
Rekomendasi
Mobil Listrik Denza...
Mobil Listrik Denza Dipajang di Pameran Seni ArtMoments 2026, Ada Apa?
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Infografis
Ini Keunikan Katak Tertawa...
Ini Keunikan Katak Tertawa yang Masuk Daftar Fauna Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved