Krisis Kemanusiaan di Gaza Bisa Picu Resesi Ekonomi Global

Senin, 06 November 2023 - 11:52 WIB
loading...
Krisis Kemanusiaan di...
Krisis kemanusiaan di Gaza dapat memicu terjadinya resesi ekenomi global. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Krisis kemanusiaan di Gaza, yang diakibatkan perang Israel dengan Hamas dapat memicu terjadinya resesi ekenomi global. Hal itu diungkapkan pejabat Wall Street lantaran memperparah tantangan ekonomi dunia.

Kekhawatiran tersebut muncul ketika badan statistik Inggris akan melaporkan kondisi terkini ekonomi pada kurtal III-2023. Para ekonom City memproyeksikan, setelah hampir tidak tumbuh selama 2023, ekonomi Inggris diperkirakan akan kembali terhenti.

Tidak hanya itu, ada juga angka-angka suram baru di pasar properti, dengan pinjaman hipotek Inggris diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan terendah dalam satu dekade selama 2023 hingga 2024.

Baca Juga: Militer Israel Klaim Belah Gaza Jadi Dua, Komunikasi Padam Total

Kepala eksekutif manajer aset terbesar dunia, BlackRock, Larry Fink mengatakan serangan Israel ke Gaza hingga konflik Rusia dan Ukraina telah mendorong masa depan baru dunia. Dalam sebuah wawancara dengan Sunday Times, Fink mengatakan bahwa risiko geopolitik adalah komponen utama seluruh sektor termasuk ekonomi.

"Kita mengalami peningkatan rasa takut di seluruh dunia, dan berkurangnya harapan. Meningkatnya rasa takut menciptakan penarikan diri dari konsumsi atau pengeluaran lebih banyak. Jadi, ketakutan menciptakan resesi dalam jangka panjang, dan jika kita terus mengalami peningkatan ketakutan, probabilitas resesi Eropa meningkat dan probabilitas resesi AS meningkat," kata dia dikutip The Guardian, Senin (6/11/2023).

Pimpinan bank terbesar di Amerika, JP Morgan, Jamie Dimon mengatakan memanasnya geopolitik cukup menakutkan dan tidak dapat diprediksi. "Apa yang terjadi terhadap geopolitik saat ini adalah hal yang paling penting bagi masa depan dunia, yaitu kebebasan, demokrasi, makanan, energi dan imigrasi," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD,...
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD, Indonesia Punya Pengalaman Hindari Jurang Resesi
Menkeu Purbaya Tepis...
Menkeu Purbaya Tepis Isu Resesi Indonesia Sudah Dekat
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Rekomendasi
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved