alexa snippet

Mandiri Capital Pimpin Pendanaan Investasi ke Digital Signature

Mandiri Capital Pimpin Pendanaan Investasi ke Digital Signature
Mandiri Capital Indonesia memimpin pendanaan investasi pada PrivyID, usaha rintisan di bidang teknologi finansial dengan produk tandatangan elektronik. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Mandiri Capital Indonesia (MCI) memimpin pendanaan untuk investasi senilai USD500 ribu pada PrivyID, usaha rintisan di bidang teknologi finansial dengan produk tandatangan elektronik (digital signature). Dengan demikian hingga Mei 2017, MCI telah memberikan penyertaan modal dikisaran Rp300 Miliar kepada 7 usaha rintisan di bidang teknologi finansial.

Direktur Utama MCI Eddi Danusaputro mengatakan, produk tandatangan elektronik memiliki peluang pasar yang sangat besar karena dapat digunakan klien-klien potensial seperti perusahaan multifinance, perbankan, ketenagakerjaan, waralaba, FinTech,outlet online, dan sebagainya, untuk meningkatkan efisiensi logistik perusahaan.

Dengan tandatangan elektronik, lanjut dia, penandatanganan dokumen bisnis dapat dilakukan secara digital sehingga para pihak tidak lagi perlu untuk berada di tempat yang sama ataupun mengirimkan dokumen dengan kurir. "Inilah model bisnis terkini yang menawarkan paperless concept untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha akan efisiensi dan optimalisasi usaha,” kata Eddi dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Sebagai investor, pihaknya juga akan ikut mengembangkan PrivyID melalui pendampingan usaha dan dukungan promosi produk dengan memanfaatkan basis nasabah di Bank Mandiri Group. Sementara itu, CEO dan pendiri PrivyID Marshall Pribadi menambahkan, produk tandatangan elektronik ini dapat digunakan oleh perseorangan maupun badan hukum untuk mengirimkan dokumen elektronik yang ditandatangani secara digital dengan integritas audit trail yang dapat ditelusuri.

“Kami memastikan bahwa produk tandatangan elektronik ini sangat aman dan memiliki otentisitas yang baik. Bahkan saat ini, kami tengah memproses lebih dari 3.500 tanda tangan digital per hari,” tambah Marshall.

Dilanjutkan Marshall, PrivyID yang telah mencatatkan lebih dari 500.000 pengguna itu diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada Mandiri Capital Indonesia. PrivyID akan berkontribusi dalam mendorong inovasi di Bank Mandiri, baik inovasi untuk internal proses maupun inovasi untuk mendorong kemudahan nasabah dalam bertransaksi di Bank Mandiri.

"Untuk mengakses produk ini, calon pengguna dapat mengakses melalui aplikasi yang tersedia di App Store (iOS), Google Play (Android), dan web app di web.privy.id," tandasnya.



(akr)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top