Rusia Blokade Laut Hitam, Begini Cara Ukraina Lanjutkan Ekspor Biji-bijian

Senin, 02 Oktober 2023 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Apa yang telah terjadi sejak kesepakatan biji-bijian berakhir?

Kesepakatan biji-bijian berakhir pada tanggal 17 Juli. Sejak saat itu, Rusia telah melancarkan serangkaian serangan udara ke pelabuhan-pelabuhan Laut Hitam Ukraina, menghancurkan ribuan ton biji-bijian. Menyitir BBC, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa mereka menganggap semua kapal kargo di Laut Hitam yang menuju Ukraina sebagai target militer potensial. Hal ini telah menghalangi sebagian besar kapal biji-bijian.

Sebagai salah satu arsitek kesepakatan biji-bijian, Turki telah mencoba membujuk Rusia untuk bergabung kembali. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negara-negara Barat pertama-tama harus melonggarkan sanksi-sanksi terhadap ekspor Rusia.

Mengapa Rusia menolak untuk memperbarui kesepakatan biji-bijian?

Ketika PBB menengahi kesepakatan tersebut, mereka mengatakan kepada Rusia bahwa hal itu akan membantu meningkatkan ekspor biji-bijian dan pupuk negara tersebut. Negara-negara Barat belum memberlakukan sanksi khusus terhadap produk pertanian Rusia, tetapi Moskow mengatakan bahwa pembatasan yang lebih luas yang diberlakukan telah menghalangi perusahaan pelayaran, bank internasional, dan perusahaan asuransi untuk bertransaksi dengan para produsennya.

Rusia meminta agar bank pertanian milik negara, Rosselkhozbank, dihubungkan kembali ke sistem pembayaran cepat Swift (yang dilarang digunakan oleh semua bank Rusia pada Juni 2022). PBB menyarankan agar Rusia mendirikan anak perusahaan yang akan diizinkan untuk menggunakan Swift - tetapi Rusia menolak rencana tersebut.

Bagaimana Ukraina Mengekspor Biji-bijian Sekarang?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 8 Arumi Mendapatkan Kerja dan Makin Dibenci Elio
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Siapa Sosok di Balik...
Siapa Sosok di Balik Rentetan Petaka Ini? Petunjuk para Spiritualis di Perang Dukun Bikin Merinding
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved