Rusia Blokade Laut Hitam, Begini Cara Ukraina Lanjutkan Ekspor Biji-bijian

Senin, 02 Oktober 2023 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Bulan September ini, dua kapal telah meninggalkan pelabuhan Ukraina di Laut Hitam, membawa biji-bijian. kapal kargo kecil bernama Resilient Africa sebuah kapal berukuran besar yang disebut Aroyat Kedua kapal tersebut melakukan perjalanan di sekitar pantai barat Laut Hitam melalui perairan teritorial Rumania dan Bulgaria agar aman dari serangan Rusia.

Rute tersebut sebelumnya digunakan sebagai koridor kemanusiaan, untuk memungkinkan kapal-kapal kosong yang terjebak di pelabuhan Laut Hitam Ukraina sejak awal konflik. Ukraina juga telah mengekspor lebih banyak biji-bijian dari Reni dan Izmail, di sungai Danube.

Badan Pengembangan Pertanian dan Hortikultura Inggris (AHDB) mengatakan bahwa 65% ekspor biji-bijian Ukraina sekarang berasal dari pelabuhan-pelabuhan ini. Biji-bijian diangkut melalui sungai dan kanal menuju Laut Hitam, melalui pelabuhan Sulina dan Constanta di Rumania.

Baca Juga: Ukraina Boleh Gunakan Rudal Jerman untuk Serang Rusia

Rusia telah berulang kali menyerang Reni dan Izmail dengan pesawat tak berawak untuk mencoba mengganggu operasi. Ukraina juga mengekspor biji-bijian ke seluruh Eropa melalui jalan darat dan kereta api, melalui negara-negara tetangga seperti Rumania dan Moldova. Namun, mengangkut biji-bijian dengan cara ini lebih mahal dan memakan waktu daripada melalui laut.

Jalur kereta api Ukraina memiliki ukuran yang berbeda dengan negara-negara Uni Eropa, sehingga setiap muatan kereta api yang memasuki Uni Eropa harus dipindahkan dari satu set gerbong ke gerbong lainnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved