Terungkap Kronologi Mentan SYL Hilang Usai Diterpa Isu Jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 03 Oktober 2023 - 18:59 WIB
loading...
Terungkap Kronologi...
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikabarkan hilang di Eropa usai diterpa isu ditetapkan tersangka korupsi oleh KPK. FOTO/Antara Photo
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( SYL ) dikabarkan hilang di Eropa usai diterpa isu ditetapkan tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Silmy Karim menyatakan bahwa hingga saat ini belum terdeteksi telah memasuki wilayah Indonesia.

"Kita sudah cek, belum termonitor di sistem bahwa yang bersngkutan (SYL) di Indonesia," kata Silmy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Baca Juga: Mentan SYL Dikabarkan Hilang di Eropa Usai Diterpa Isu Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK

Silmy menjelaskan bahwa Mentan SYL terbang dari Bandara Soekarno-Hatta pada 24 September 2023 menggunakan maskapai Qatar Airlines menuju Doha, Qatar dengan tujuan akhir di Roma, Italia. "Kemudian kembali lagi direncanakan itu tanggal 30 (September), sampai di Indonesia tanggal 1 (Oktober)," ungkapnya.

Namun hingga saat ini, Silmy menyebut Mentan SYL belum teridentifikasi masuk ke Indonesia. Dia pun mengaku belum bisa berbuat banyak, sebab Mentan SYL belum dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Saya membatasi diri sesuai dengan tugas fungsi kita, karena itu kan ada kewenangan di KPK," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan dirinya kehilangan kabar dan tidak mengetahui keberadaan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. "Jadi sampai hari ini kita terus mencari keberadaan pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan pak Menteri, sampai hari ini," ungkap Wamentan Harvick.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved