Telepon Gratis Telkomsel Lancarkan Komunikasi Korban Bencana Masamba
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
“Terus terang waktu jaringan putus semua panik, karena tidak bisa hubungi keluarga. Alhamdulillah, setelah jaringan Telkomsel bagus dan memberikan telepon gratis bisa langsung dimanfaatkan menelepon tanpa khawatir tak punya pulsa ke keluarga di Masambah, Jakarta, Bone, dan Jayapura menginformasikan kalau saya selamat,” ujarnya, saat dihubungi, kemarin.
Tak hanya itu, pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini memanfaatkannya untuk mencari kabar temannya yang rumahnya berada di daerah Pontaden dan di Lombok tepat berada di dekat Hulu Sungai Rongkong.
“Saya telepon teman pakai telpon gratis, Alhamdulillah bisa dapat kabarnya dia selamat. Meski rumahnya sudah tertimbun lumpur hampir menyentuh atap rumah. Telepon gratis ini sangat membantu, menghilangkan kepanikan keluarga jauh,” ungkapnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan Muliadi, 24 Tahun, kerabat Tasbih. Sejak menggunakan Telkomsel pada 2008 memang dirinya tak menyangsikan komitmen operator merah putih ini dalam melayani pelanggan.
Utamanya saat diterpa bencana. Melalui layanan gratis tersebut, Muliadi memanfaatkannya selama sepekan mengabarkan ke keluarganya jika dirinya selamat dari bencana.
“Pokoknya saya pakai menelepon ke keluarga, saya sampaikan kalau saya selamat dari musibah. Meski rumah sudah tidak bisa diselamatkan. Keluarga dari Bone, Jakarta, Kalimantan semua khawatir, mereka lihat dari medsos. Tapi, begitu ada jaringan Telkomsel saya telepon dan mereka langsung bersyukur,” tuturnya.
Tak hanya layanan telepon gratis yang mampu membantu pelanggannya. Tapi juga, layanan uang elektronik LinkAja yang sebelumnya bernama TCASH.
Baca juga: Bersama Startup, Telkomsel Berdayakan UMKM dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19
Fotografer KORAN SINDO Makassar, Muchtamir Zaide yang sejak bencana bertugas di Masamba merasakan manfaatnya. LinkAja menyelamatkannya, betapa tidak dilokasi tersebut tak bisa melakukan tarik tunai karena sejumlah ATM rusak.
Menggunakan pembayaran menggunakan LinkAja di minimarket, Tamir sapaan akrabnya dapat membeli kebutuhan sehari-harinya dari makanan, obat-obatan hingga membeli pulsa.
“Beruntung saya memiliki saldo di LinkAja, inilah yang saya pakai untuk belanja selama berada di Masamba. Saya tidak bisa membayangkan, kalau mau transaksi tanpa dompet digital tersebut,” paparnya.
Selain itu, memudahkan tugasnya dalam mengirim foto ke dapur redaksi, Muchtamir memafaatkan fasilitas WhatsApp melalui jaringan Telkomsel.
Tak hanya itu, pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini memanfaatkannya untuk mencari kabar temannya yang rumahnya berada di daerah Pontaden dan di Lombok tepat berada di dekat Hulu Sungai Rongkong.
“Saya telepon teman pakai telpon gratis, Alhamdulillah bisa dapat kabarnya dia selamat. Meski rumahnya sudah tertimbun lumpur hampir menyentuh atap rumah. Telepon gratis ini sangat membantu, menghilangkan kepanikan keluarga jauh,” ungkapnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan Muliadi, 24 Tahun, kerabat Tasbih. Sejak menggunakan Telkomsel pada 2008 memang dirinya tak menyangsikan komitmen operator merah putih ini dalam melayani pelanggan.
Utamanya saat diterpa bencana. Melalui layanan gratis tersebut, Muliadi memanfaatkannya selama sepekan mengabarkan ke keluarganya jika dirinya selamat dari bencana.
“Pokoknya saya pakai menelepon ke keluarga, saya sampaikan kalau saya selamat dari musibah. Meski rumah sudah tidak bisa diselamatkan. Keluarga dari Bone, Jakarta, Kalimantan semua khawatir, mereka lihat dari medsos. Tapi, begitu ada jaringan Telkomsel saya telepon dan mereka langsung bersyukur,” tuturnya.
Tak hanya layanan telepon gratis yang mampu membantu pelanggannya. Tapi juga, layanan uang elektronik LinkAja yang sebelumnya bernama TCASH.
Baca juga: Bersama Startup, Telkomsel Berdayakan UMKM dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19
Fotografer KORAN SINDO Makassar, Muchtamir Zaide yang sejak bencana bertugas di Masamba merasakan manfaatnya. LinkAja menyelamatkannya, betapa tidak dilokasi tersebut tak bisa melakukan tarik tunai karena sejumlah ATM rusak.
Menggunakan pembayaran menggunakan LinkAja di minimarket, Tamir sapaan akrabnya dapat membeli kebutuhan sehari-harinya dari makanan, obat-obatan hingga membeli pulsa.
“Beruntung saya memiliki saldo di LinkAja, inilah yang saya pakai untuk belanja selama berada di Masamba. Saya tidak bisa membayangkan, kalau mau transaksi tanpa dompet digital tersebut,” paparnya.
Selain itu, memudahkan tugasnya dalam mengirim foto ke dapur redaksi, Muchtamir memafaatkan fasilitas WhatsApp melalui jaringan Telkomsel.
Lihat Juga :