Ombudsman Usul HET Beras Dicabut, Ini Tanggapan Erick Thohir dan Kepala Badan Pangan

Rabu, 04 Oktober 2023 - 14:50 WIB
loading...
Ombudsman Usul HET Beras...
Pencabutan HET beras harus didiskusikan secara menyeluruh. Foto/AldhiChandra/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara perihal usulan pencabutan sementara harga eceran tertinggi (HET) untuk beras . Usulan itu sebelumnya disampaikan Ombudsman RI.

Baca juga: Erick Thohir Beri Sinyal Perpanjangan Bansos Beras 10 Kg hingga 2024

Menurutnya, pemerintah terbuka dengan usulan Ombudsman. Namun, harus mempertimbangkan banyak faktor dan melalui kajian yang menyeluruh dengan banyak pihak terkait.

"Ada ahlinya, ahlinya ada di sini semua. Kalau Ombudsman ada masukan kita sangat terbuka, tapi kita diskusi baru menyampaikan ke publik," ujar Erick saat ditemui di PIBC, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2023).

Usulan Ombudsman seyogyanya didasari dengan kajian dengan pihak terkait lainnya. Setelah didapat hasil yang baik baru disampaikan ke publik. Erick menyebut langkah ini diperlukan agar tidak membuat bingung masyarakat.

"Kita diskusi baru menyampaikan ke publik, supaya jangan menciptakan kebingungan. Sama yang tadi saya sampaikan, kenapa sekarang kita memastikan turun ke sini untuk bicara bahwa stoknya aman, 1,7 juta ton (pasokan beras Bulog) untuk saat ini, akhir November 2 juta," ucapnya.

Senada, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapans) Arief Prasetyo Adi menilai, pencabutan HET beras tidak harus dilakukan. Dia menjelaskan harga eceran tertinggi dibuat untuk mengetahui harga beras menjadi tinggi atau lebih rendah.

"Jadi harga eceran tertinggi itu memang dibuat untuk kita mengetahui harga itu lebih tinggi atau lebih rendah. kalau HET itu dicabut gimana kita tau harga itu lebih tinggi," beber Arief.

Mantan Direktur Utama ID FOOD itu memastikan aturan HET dibuat berdasarkan hitungan yang matang. Komponen seperti biaya produksi petani, margin wajar yang dimiliki petani, hingga sektor hilir dan konsumen masuk dalam perhitungan pemerintah.

"HET itu yang jadi patokan kita bersama-sama ya dan di awal tahun Pak Presiden sudah menaikkan 20%. Artinya Pak Presiden sangat komitmen membantu petani-petani se Indonesia," kata dia.

Harga beras saat ini terpantau terus mengalami kenaikan hingga pecahkan rekor. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga beras medium kini bertengger di atas Rp14.000 per kg dari semula Rp10.000 per kg.

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika, mengusulkan tujuh alternatif jangka pendek untuk menangani harga beras naik saat ini. Alternatif pertama, Ombudsman mengusulkan agar Badan Pangan Nasional mencabut sementara kebijakan HET beras, guna optimalisasi penyediaan pasokan beras di pasar.

Selanjutnya dilakukan evaluasi dan monitoring secara berkala (seminggu sekali) terhadap efektivitas pencabutan kebijakan HET Beras.

Baca juga: 7 Artis Hollywood Ini Punya Masalah dengan Mertua, Meghan Markle sampai Pindah Rumah

"Masih inget waktu itu ketika harga minyak goreng dipatok HET Rp14.000, apa yang terjadi? minyak Rp14.000 langka. Sekarang di pasar dan supermarket itu sudah mulai ada pembatasan beras, ini jangan sampai terjadi," ungkap Yeka.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Harga Tepung Beras Melonjak,...
Harga Tepung Beras Melonjak, Pelaku UMKM Kini Tertekan
Surplus Beras 13%, Indonesia...
Surplus Beras 13%, Indonesia Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Rekomendasi
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Berita Terkini
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved