PHE Analisis Ribuan Sumur, Pengamat ITB: Tidak Mungkin Menelantarkan Idle Well
Rabu, 04 Oktober 2023 - 18:32 WIB
loading...
Pengamat energi menilai, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Sub Holding Upstream Pertamina, tidak mungkin menelantarkan sumur-sumur idle. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat energi Institut Teknologi Bandung (ITB) Wawan Gunawan A Kadir menilai, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Sub Holding Upstream Pertamina, tidak mungkin menelantarkan sumur- sumur idle . Apalagi, lanjutnya, saat ini PHE juga melakukan studi analisis terkait kondisi sumur-sumur tersebut.
“Ribuan sumur dianalisis. Makanya kami nilai, PHE masih aware terhadap sumur-sumur idle tersebut untuk dioptimalkan. Baik digarap sendiri jika memungkinkan atau melalui kerja sama seperti KSO. Tetapi yang menjadi poin penting adalah, sumur tersebut tidak ditelantarkan begitu saja,” kata Wawan kepada media, Rabu (4/10/2023).
Baca Juga: Mengupas 3 Strategi Pertamina Hulu Energi dalam Meningkatkan Produksi Migas
Menurut Guru Besar di Teknik Geofisika ITB tersebut, analisis memang ditujukan untuk mengetahui kondisi sumur-sumur idle. Dengan demikian diketahui, apakah sumur tersebut masih bisa dioptimalkan atau tidak.
Tetapi memang tidak sederhana. Untuk yang bisa dioptimalkan pun masih harus dianalisis, termasuk untuk menentukan teknologi dan alat apa yang digunakan untuk mengoptimalkan masing-masing sumur. Sebab, setiap sumur memiliki karaktersistik berbeda.
“Jadi, sumur-sumur idle itu tidak bisa dioptimasi dengan satu teknologi saja. Harus dipilah-pilah teknologinya dan dilihat lagi kondisi reservoirnya,” kata dia.
Baca Juga: Dua Tahun Jadi Subholding Upstream, PHE Capai Produksi 1 Juta Barel Oil Ekuivalen
“Ribuan sumur dianalisis. Makanya kami nilai, PHE masih aware terhadap sumur-sumur idle tersebut untuk dioptimalkan. Baik digarap sendiri jika memungkinkan atau melalui kerja sama seperti KSO. Tetapi yang menjadi poin penting adalah, sumur tersebut tidak ditelantarkan begitu saja,” kata Wawan kepada media, Rabu (4/10/2023).
Baca Juga: Mengupas 3 Strategi Pertamina Hulu Energi dalam Meningkatkan Produksi Migas
Menurut Guru Besar di Teknik Geofisika ITB tersebut, analisis memang ditujukan untuk mengetahui kondisi sumur-sumur idle. Dengan demikian diketahui, apakah sumur tersebut masih bisa dioptimalkan atau tidak.
Tetapi memang tidak sederhana. Untuk yang bisa dioptimalkan pun masih harus dianalisis, termasuk untuk menentukan teknologi dan alat apa yang digunakan untuk mengoptimalkan masing-masing sumur. Sebab, setiap sumur memiliki karaktersistik berbeda.
“Jadi, sumur-sumur idle itu tidak bisa dioptimasi dengan satu teknologi saja. Harus dipilah-pilah teknologinya dan dilihat lagi kondisi reservoirnya,” kata dia.
Baca Juga: Dua Tahun Jadi Subholding Upstream, PHE Capai Produksi 1 Juta Barel Oil Ekuivalen
Lihat Juga :