Sungguh Pahit! Defisit hingga 1 Juta Ton, Id Food Geber Impor Gula Konsumsi
Kamis, 05 Oktober 2023 - 12:22 WIB
loading...
ID Food akan melanjutkan impor gula tahun ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Defisit gula konsumsi atau gula kristal putih (GKP) yang dialami holding BUMN pangan atau ID Food mencapai 800.000 hingga 1 juta ton per tahunnya. Kekurangan komoditas pangan pemanis ini pun ditutupi dengan impor.
Baca juga: Dugaan Korupsi Impor Gula, Kejagung Buka Peluang Periksa Mendag Zulkifli Hasan
Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan, meski tanpa gejolak pasokan dan harga pangan di dalam negeri, defisit yang dibukukan pihaknya hingga mencapai 1 juta ton per tahun. Karena itu, pada tanun ini BUMN ini kembali melanjutkan impor gula konsumsi sebesar 125.000 ton dari negara mitra.
"(125.000 ton) ya betul karena memang tanpa adanya gejolak pun, kalau kita bicara gula, kita defisit kurang lebih 800.000 ton sampai 1 juta ton setiap tahunnya," ujar Frans saat ditemui wartawan, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
Negara yang menjadi tujuan impor ID Food adalah Thailand dan Brazil. Sebelumnya, India masuk dalam daftar mitra dagang perusahaan, hanya saja otoritas negara setempat tengah menerapkan kebijakan ekspor gula ke negara lain.
"Biasanya dari Thailand, India, dan Brazil namun tahun ini sama-sama ktia ketahui, India sudah melakukan aturan tidak akan ekspor sampai tahun depan. Kemungkinan negara yang bisa kita impor adalah dari Brazil," ucapnya.
Mendatangkan 125.000 ton gula konsumsi ke dalam negeri merupakan kelanjutan dari impor 250.000 ton gula tahun ini.
Baca juga: Dugaan Korupsi Impor Gula, Kejagung Buka Peluang Periksa Mendag Zulkifli Hasan
Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan, meski tanpa gejolak pasokan dan harga pangan di dalam negeri, defisit yang dibukukan pihaknya hingga mencapai 1 juta ton per tahun. Karena itu, pada tanun ini BUMN ini kembali melanjutkan impor gula konsumsi sebesar 125.000 ton dari negara mitra.
"(125.000 ton) ya betul karena memang tanpa adanya gejolak pun, kalau kita bicara gula, kita defisit kurang lebih 800.000 ton sampai 1 juta ton setiap tahunnya," ujar Frans saat ditemui wartawan, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
Negara yang menjadi tujuan impor ID Food adalah Thailand dan Brazil. Sebelumnya, India masuk dalam daftar mitra dagang perusahaan, hanya saja otoritas negara setempat tengah menerapkan kebijakan ekspor gula ke negara lain.
"Biasanya dari Thailand, India, dan Brazil namun tahun ini sama-sama ktia ketahui, India sudah melakukan aturan tidak akan ekspor sampai tahun depan. Kemungkinan negara yang bisa kita impor adalah dari Brazil," ucapnya.
Mendatangkan 125.000 ton gula konsumsi ke dalam negeri merupakan kelanjutan dari impor 250.000 ton gula tahun ini.
Lihat Juga :