Salurkan Bansos Door to Door, Pemerintah Apresiasi Pos Indonesia
Kamis, 05 Oktober 2023 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
"Sebenarnya memang upaya kita bagaimana untuk membantu (KPM). Penerima ini betul-betul orang yang berhak. Makanya di aplikasi kita tidak hanya sebatas foto rumah, geotagging, juga sebenarnya kita siapkan face recognition untuk memastikan bahwa penerimanya betul-betul orang yang berhak menerima bantuan," jelas Haris.
Haris juga memastikan pihak Pos Indonesia selalu menjalankan tugasnya dengan baik, terutama dalam menerapkan metode door to door dalam menyalurkan bantuan. Menurutnya, pihak Pos selalu membuat perencanaan matang sebelum membagikan bantuan.
"Teman-teman saya pasti sudah membuat perencanaan sehingga target waktu lebih cepat. Jadi kalau kita dikasih waktu dua minggu, teman-teman saya pasti membuat 10 hari. Jadi setelah 10 hari, ada waktu kita untuk persiapan seandainya target kita meleset. Jadi, alhamdulillah, teman-teman sudah terbiasa. Karena sejak 2020, kita diberi amanah ini. Kita bisa satu hari itu menyalurkan hampir 3 juta (penerima manfaat). Jadi sudah terbiasa terlatih teman-teman untuk mengatur sumber daya," jelas Haris.
Haris pun menjamin Pos Indonesia selalu memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Bahkan, ia memastikan Pos Indonesia sudah menyiapkan dashboard untuk membuktikan kinerja persero terhadap pemerintah.
"Kita menyiapkan dashboard sehingga pemerintah atau pun pihak-pihak yang berkepentingan, stakeholder, bisa melihat kinerja kami. Dengan dashboard, pemerintah tahu hari ini sudah berapa tersalur, berapa yang belum, di daerah berapa. Tapi memang kita harapkan kepecayaan yang sudah diberikan negara khususnya dalam hal ini Kemensos, mungkin bisa juga instansi, kementerian lembaga-lembaga lain, bisa terus menggunakan jasa PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan negara kepada masyarakat," tuturnya.
BUMN tertua di Indonesia ini, nenurut Haris patut bangga karena kinerja Pos Indioesia dalam menyalurkan bansos diapresiasi dan dinilai baik oleh pemerintah.
"Ini merupakan suatu hal yang positif yang dinilai oleh pemerintah karena semangatnya negara ini memberikan bantuan untuk membantu masyarakat yang berhak. Yang tidak kalah pentingnya, pemerintah ingin kita memberikan pelayanan terbaik karena kita mewakili pemerintah, bagaimana masyarakat bisa terbantu dan cepat (dalam pendistribusian)," ucapnya.
Haris juga memastikan pihak Pos Indonesia selalu menjalankan tugasnya dengan baik, terutama dalam menerapkan metode door to door dalam menyalurkan bantuan. Menurutnya, pihak Pos selalu membuat perencanaan matang sebelum membagikan bantuan.
"Teman-teman saya pasti sudah membuat perencanaan sehingga target waktu lebih cepat. Jadi kalau kita dikasih waktu dua minggu, teman-teman saya pasti membuat 10 hari. Jadi setelah 10 hari, ada waktu kita untuk persiapan seandainya target kita meleset. Jadi, alhamdulillah, teman-teman sudah terbiasa. Karena sejak 2020, kita diberi amanah ini. Kita bisa satu hari itu menyalurkan hampir 3 juta (penerima manfaat). Jadi sudah terbiasa terlatih teman-teman untuk mengatur sumber daya," jelas Haris.
Haris pun menjamin Pos Indonesia selalu memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Bahkan, ia memastikan Pos Indonesia sudah menyiapkan dashboard untuk membuktikan kinerja persero terhadap pemerintah.
"Kita menyiapkan dashboard sehingga pemerintah atau pun pihak-pihak yang berkepentingan, stakeholder, bisa melihat kinerja kami. Dengan dashboard, pemerintah tahu hari ini sudah berapa tersalur, berapa yang belum, di daerah berapa. Tapi memang kita harapkan kepecayaan yang sudah diberikan negara khususnya dalam hal ini Kemensos, mungkin bisa juga instansi, kementerian lembaga-lembaga lain, bisa terus menggunakan jasa PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan negara kepada masyarakat," tuturnya.
BUMN tertua di Indonesia ini, nenurut Haris patut bangga karena kinerja Pos Indioesia dalam menyalurkan bansos diapresiasi dan dinilai baik oleh pemerintah.
"Ini merupakan suatu hal yang positif yang dinilai oleh pemerintah karena semangatnya negara ini memberikan bantuan untuk membantu masyarakat yang berhak. Yang tidak kalah pentingnya, pemerintah ingin kita memberikan pelayanan terbaik karena kita mewakili pemerintah, bagaimana masyarakat bisa terbantu dan cepat (dalam pendistribusian)," ucapnya.
Lihat Juga :