Inovasi Digital Jadi Kunci Sukses Pos Indonesia Salurkan Bansos
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Selain tantangan mencari lokasi rumah KPM, Pandi juga tak menampik ada tantangan lain yakni mengenai jaringan internet. Ia mengaku pernah menemukan wilayah yang sulit mendapatkan sinyal sehingga membuat penyimpanan data KPM melalui aplikasi tidak bisa dilakukan online.
Namun, hal tersebut juga bisa diatasi karena kecanggihan teknologi yang digunakan Pos Indonesia dalam aplikasi tersebut. Berkat kecanggihan tersebut, pengumpulan data pun tetap bisa dilakukan secara offline.
"Saya pernah ke daerah Badung untuk membagikan bantuan. Sebelumnya, saya survei dulu untuk memastikan bagaimana kondisi sinyal di sana. Ternyata saya diberi tahu bahwa kondisi di sana susah sinyal. Jadi kami pakai sistem mode offline. Kami tetap bisa foto dan disimpan offline dan nanti sampai kantor baru kita naikkan datanya," tutur Pandi.
Apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman
Program penyaluran bansos sembako dan PKH Kemensos melalui Pos Indonesia mendapat apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman, Desa Kekeran, I Made Sunarto. Ia senang melihat Pos Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyalurkan bantuan.
"Saya kira sangat baik dan luar biasa dalam penyalurannya. Pos bekerja dengan baik dan melakukan pelayanannya juga baik," kata Sunarto.
Sunarto mengaku tidak ada kesulitan ketika membantu Pos membagikan bansos tersebut. Ia juga mendampingi saat pembagian berlangsung. Baik melalui komunitas maupun metode door to door.
"Prosesnya pertama kita mengarahkan penerima untuk kumpul di kantor desa. Nanti petugas Pos memberikan bantuan tersebut dengan menerapkan antrean," tambahnya. "Ada juga yang dibagikan ke rumahnya langsung. Saya mendampingi mereka dalam pembagian bantuannya," papar Sunarto.
Baca Juga: Direktur Bisnis Jaskeu PT Pos Indonesia Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden
Rasa syukur pun diungkapkan salah satu KPM, Ni Nyoman Mustini. Baginya, bantuan ini sangat bermanfaat untuk menambah kebutuhan sehari-harinya. "Uangnya dipakai untuk keperluan anak sekolah. Sisana dipakai buat beli sembako lain," kata Mustini.
Ia juga senang karena mendapat pelayanan yang baik dari Pos Indonesia. Bahkan, bantuan tersebut dibagikan secara utuh. "Pengambilannya mudah dan tidak mendapat potongan. Pelayanannya baik. Saya berterima kasih kepada Pos memberikan saya bantuan," kata Mustini.
Namun, hal tersebut juga bisa diatasi karena kecanggihan teknologi yang digunakan Pos Indonesia dalam aplikasi tersebut. Berkat kecanggihan tersebut, pengumpulan data pun tetap bisa dilakukan secara offline.
"Saya pernah ke daerah Badung untuk membagikan bantuan. Sebelumnya, saya survei dulu untuk memastikan bagaimana kondisi sinyal di sana. Ternyata saya diberi tahu bahwa kondisi di sana susah sinyal. Jadi kami pakai sistem mode offline. Kami tetap bisa foto dan disimpan offline dan nanti sampai kantor baru kita naikkan datanya," tutur Pandi.
Apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman
Program penyaluran bansos sembako dan PKH Kemensos melalui Pos Indonesia mendapat apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman, Desa Kekeran, I Made Sunarto. Ia senang melihat Pos Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyalurkan bantuan.
"Saya kira sangat baik dan luar biasa dalam penyalurannya. Pos bekerja dengan baik dan melakukan pelayanannya juga baik," kata Sunarto.
Sunarto mengaku tidak ada kesulitan ketika membantu Pos membagikan bansos tersebut. Ia juga mendampingi saat pembagian berlangsung. Baik melalui komunitas maupun metode door to door.
"Prosesnya pertama kita mengarahkan penerima untuk kumpul di kantor desa. Nanti petugas Pos memberikan bantuan tersebut dengan menerapkan antrean," tambahnya. "Ada juga yang dibagikan ke rumahnya langsung. Saya mendampingi mereka dalam pembagian bantuannya," papar Sunarto.
Baca Juga: Direktur Bisnis Jaskeu PT Pos Indonesia Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden
Rasa syukur pun diungkapkan salah satu KPM, Ni Nyoman Mustini. Baginya, bantuan ini sangat bermanfaat untuk menambah kebutuhan sehari-harinya. "Uangnya dipakai untuk keperluan anak sekolah. Sisana dipakai buat beli sembako lain," kata Mustini.
Ia juga senang karena mendapat pelayanan yang baik dari Pos Indonesia. Bahkan, bantuan tersebut dibagikan secara utuh. "Pengambilannya mudah dan tidak mendapat potongan. Pelayanannya baik. Saya berterima kasih kepada Pos memberikan saya bantuan," kata Mustini.
(nng)
Lihat Juga :