Konflik Timur Tengah Memanas, Wall Street Menguat Ditopang The Fed
Selasa, 10 Oktober 2023 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
"Jika konflik tak kunjung henti, maka saya pikir akan berdampak banyak. Investor masih menunggu data inflasi pekan ini," kata Ekonom Spartan Capital, Peter Cardillo, dilansir Reuters, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Wall Street Dibuka Merana Terdampak Perang Israel vs Hamas
Angka inflasi masih tetap menjadi perhatian investor untuk mengukur kebijakan bank sentral atau Federal Reserve terhadap suku bunga. Lebih jauh, risalah rapat The Fed periode September juga merupakan fokus pasar saat ini.
Indikator FedWatch dari CME Group membaca peluang 86 persen The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan mereka pada pertemuan November mendatang. Sementara 72 persen percaya suku bunga tak berubah pada Desember.
Harapan investor saat ini adalah musim laporan keuangan perusahaan. Menjelang akhir minggu ini, bank-bank besar bakal merilis kinerja kuartalan mereka, seperti JPMorgan Chase (NYSE:JPM), Wells Fargo, dan Citigroup (NYSE:C). Kinerja positif sederet big caps perbankan bakal mendukung penguatan indeks.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Merana Terdampak Perang Israel vs Hamas
Angka inflasi masih tetap menjadi perhatian investor untuk mengukur kebijakan bank sentral atau Federal Reserve terhadap suku bunga. Lebih jauh, risalah rapat The Fed periode September juga merupakan fokus pasar saat ini.
Indikator FedWatch dari CME Group membaca peluang 86 persen The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan mereka pada pertemuan November mendatang. Sementara 72 persen percaya suku bunga tak berubah pada Desember.
Harapan investor saat ini adalah musim laporan keuangan perusahaan. Menjelang akhir minggu ini, bank-bank besar bakal merilis kinerja kuartalan mereka, seperti JPMorgan Chase (NYSE:JPM), Wells Fargo, dan Citigroup (NYSE:C). Kinerja positif sederet big caps perbankan bakal mendukung penguatan indeks.
(nng)
Lihat Juga :