Hingga 20 Tahun ke Depan Indonesia Masih Kecanduan Bahan Bakar Fosil

Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:01 WIB
loading...
Hingga 20 Tahun ke Depan...
Hingga 20 tahun ke depan bahan bakar fosil masih sangat dibutuhkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN mengungkap Indonesia masih membutuhkan bahan bakar fosil (fossil fuel) selama dua dekade atau 20 tahun ke depan, meski pemerintah mengejar target nol emisi karbon pada 2060 atau lebih cepat. Wakil Menteri BUMN I Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, dalam transisi energi saat ini, pasokan fossil fuel masih diperlukan untuk memperkuat ketahanan energi.

Baca juga: BEI Pede Bursa Karbon Bisa Danai Proyek Ramah Lingkungan

Karena itu perusahaan pelat merah di sektor energi seperti PT Pertamina (Persero) dan PT PLN masih melakukan eksplorasi energi berbasis fosil, di samping menjadi pioner dalam energi bersih. Pria yang akrab disapa Tiko itu memastikan Pertamina masih melakukan eksplorasi di Hulu, sementara PLN mengoperasikan berbagai pembangkit listrik berbasis batu bara.

"Pertamina dan PLN menjadi katalis untuk mencapai target (pengurangan karbon), menjaga ketahanan energi, menjaga reliability energy, tapi juga secara bersamaan melakukan pointer untuk transisi energi," ujar Tiko dalam gelaran 'Navigating Indonesia's Path: Insight for Today, Visions for Tomorrow', Rabu (11/10/223).

"Ini penting, pada waktu kita melakukan transisi energi, kita tidak boleh lupa harus ada ketahanan energi dan reliability-nya, tidak mungkin kita melakukan transisi tanpa ketahanan dan reliability," lanjut dia.

Pertamina, memang mulai memproduksi sumber energi bersih. Salah satunya, Biosolar 35 persen (B35) yang sudah disalurkan sejak 1 Juni 2023.

Dalam konteks ini, perseroan melakukan realisasi penyiapan sarana dan fasilitas implementasi pencampuran Biodiesel atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME), bahan bakar nabati (BBN) berbasis crude palm oil (CPO). Di sisi lain, perusahaan juga melakukan eksplorasi hulu untuk memenuhi BBM fosil.

"Pertamina walaupun mulai shifting ke biofuel, mulai shifting menggunakan Etanol, tapi mereka tetap melakukan eksplorasi hulu karena kita butuh fossil fuel sampai dengan dua dekade ke depan, tetap," ucapnya.

Tiko mengaku beberapa kesempatan terakhir pihaknya melakukan komunikasi publik atau memberikan pemahaman kepada publik perihal transisi energi di dalam negeri.

Baca juga: 5 Kampus Terbaik Asia Jurusan Akuntansi dan Keuangan, Cek Jumlah Skornya

"Bahwa tidak mungkin base load di Jawa tiba-tiba mati karena base load di Jawa ini semuanya batu bara.Nah ini tentunya butuh perencanaan dan satu planning yang akurat, tapi juga mempertahankan ketahanan dan reability-nya, jadi transisi ini," beber Wamen BUMN.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Rekomendasi
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Berita Terkini
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Infografis
Taktik Israel Akan Memicu...
Taktik Israel Akan Memicu Konflik Puluhan Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved