Masif, Restrukturisasi Kredit Sudah Tembus Rp784 Triliun

Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:26 WIB
loading...
Masif, Restrukturisasi...
Restukturisasi kredit hingga 20 Juli 2020 sudah menjaring sekitar 6,73 juta debitur dengan total outstanding mencapai Rp784,36 triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Hingga 20 Juli 2020, program restrukturisasi kredit dari 100 perbankan telah menjaring sekitar 6,73 juta debitur dengan total outstanding mencapai Rp784,36 triliun. Dari jumlah tersebut outstanding terbesar berasal dari debitur usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan nilai mencapai Rp330,27 triliun dari 5,38 juta debitur.

"Adapun sektor non-UMKM debiturnya berjumlah 1,34 juta dengan restrukturisasi telah mencapai Rp454,09 triliun," kata
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso saat konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

(Baca Juga: Hanya 3,5 Bulan, Nilai Restrukturisasi Kredit Bank Pelat Merah Capai Rp441 T)

Menurut dia, potensi restrukturisasi kredit masih bisa tumbuh dari 102 bank hingga mencapai 15,22 juta debitur dengan outstanding Rp1.379,4 triliun.

Potensi tersebut terdiri dari 12,64 juta debitur UMKM dengan outstanding Rp559,1 triliun dan 2,58 juta debitur non UMKM dengan outstanding Rp820,3 triliun. "Kebijakan restrukturisasi ini dapat menahan laju kenaikan NPL dan mengurangi tekanan permodalan," tandasnya.

(Baca Juga: Gara-gara Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM Kesulitan Bayar Utang dan Bunga)

Adapun untuk realisasi program restrukturisasi kredit pada Perusahaan pembiayaan (PP) tercatat mencapai 4,09 juta permohonan kontrak restrukturisasi yang disetujui dengan nilai sebesar Rp15,01 triliun. Sementara per 28 Juli 2020 jumlah permohonan kontrak restru sudah ada sebesar 4,73 juta permohonan. Sedangkan yang masih dalam proses persetujuan sebesar 362.529 permohonan.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved