Harga Minyak Bikin Cemas Pasar Keuangan Global, Ini Kata Para Pakar

Minggu, 15 Oktober 2023 - 09:10 WIB
loading...
A A A
"Konflik di Timur Tengah memiliki implikasi yang jelas pada harga minyak. Pasar akan mengkhawatirkan kenaikan harga energi dan karena kita sudah berada dalam lingkungan risk-off, hal itu dapat mendorong pasar ekuitas lebih rendah."

"Namun, mengingat posisi kita dalam siklus bisnis dan permintaan global yang sudah melambat, dampak konflik tidak akan separah krisis energi sebelumnya pada tahun 1973 karena kita berpotensi melihat lebih banyak kapasitas Arab Saudi yang masuk ke pasar jika diperlukan untuk memenuhi permintaan. Pasar ekuitas harus melihat hal ini dalam hal penetapan harga kembali aset-aset berisiko.

6. George Lagarias, kepala ekonom di Mazars

"Risiko nomor satu bagi perekonomian global adalah kemungkinan terjadinya gelombang inflasi ketiga, sama seperti gelombang inflasi saat ini yang mulai mereda. Memanasnya ketegangan di Timur Tengah dapat mendorong harga energi lebih tinggi, dan melemahkan upaya bank-bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Status quo geopolitik telah menjadi semakin tidak seimbang dalam beberapa tahun terakhir, sehingga hasil dari krisis baru ini bisa jadi lebih terbuka daripada yang mungkin ingin dipercayai oleh pasar."

7. Thomas Hayes, ketua Great Hill Capital LLC

"Dalam jangka pendek, kita mungkin akan melihat sedikit volatilitas, tetapi ketika Anda melangkah mundur dan melihat perusahaan demi perusahaan, apakah konflik regional akan mempengaruhi kekuatan pendapatan mereka - dalam banyak kasus, jawabannya adalah tidak. Ini adalah keadaan yang tidak menguntungkan, namun hanya akan berdampak sedikit atau tidak sama sekali pada kekuatan pendapatan agregat."
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Rekomendasi
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Berita Terkini
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Infografis
Robot Humanoid China...
Robot Humanoid China Siap Masuk ke Pasar Ritel Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved