Survei BI: Pembiayaan Korporasi dan Penyaluran Kredit Perbankan Makin Naik di September 2023
Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:48 WIB
loading...
Hasil Survei BI menunjukkan bahwa pembiayaan korporasi pada September 2023 terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi sebesar 16,1%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Hasil Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa pembiayaan korporasi pada September 2023 terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi sebesar 16,1%, meningkat dibandingkan SBT 14,7% pada Agustus 2023.
"Adapun sumber pembiayaan korporasi terutama berasal dari dana sendiri, diikuti pembiayaan yang berasal dari perbankan dalam negeri dan pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Pembiayaan Korporasi Tumbuh Melambat di Juli 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Tak hanya itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada September 2023 juga terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. SBT penyaluran kredit baru pada September 2023 tercatat sebesar 92,6%, tumbuh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 86,2%.
"Faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan usaha dari bank lain," sambung Erwin.
"Adapun sumber pembiayaan korporasi terutama berasal dari dana sendiri, diikuti pembiayaan yang berasal dari perbankan dalam negeri dan pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Pembiayaan Korporasi Tumbuh Melambat di Juli 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Tak hanya itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada September 2023 juga terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. SBT penyaluran kredit baru pada September 2023 tercatat sebesar 92,6%, tumbuh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 86,2%.
"Faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan usaha dari bank lain," sambung Erwin.
Lihat Juga :