Balik Modal Kereta Cepat Whoosh Disebut Butuh Waktu 100 Tahun, Begini Kata Pemerintah
Selasa, 17 Oktober 2023 - 18:55 WIB
loading...
Menjawab hitungan balik model Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang diberi nama Whoosh disebut bisa lebih dari 100 tahun. Wamen BUMN I, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, harus dilihat menyeluruh. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memperkirakan balik modal Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang diberi nama Whoosh tidak lebih dari 100 tahun. Pasalnya, bisnis moda transportasi massal melibatkan sejumlah komponen penting.
Baca Juga: Balas Komentar Faisal Basri, Erick Thohir: Kereta Cepat Balik Modal 40 Tahun
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, hitungan balik modal Whoosh harus dilihat secara menyeluruh. Di mana, perhitungannya didasarkan pada seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis itu.
Komponen yang dimaksud Wamen BUMN Rosan, bukan hanya pada nilai harga tiket kereta cepat saja, namun juga pada tenant, sponsor, vendor, dan hal lainnya yang bisa memberikan nilai kontribusinya.
"Jadi jangan kita melihat dari satu kacamata saja, tapi kita bisa lihat yang lebih besar," ujar Rosan saat ditemui wartawan di kawasan Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Bukan 40 Tahun, Pengamat Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru Balik Modal 70 Tahun
Pernyataan itu merupakan respons atas analisa yang diutarakan Ekonom senior Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri. Berdasarkan hitungannya, Faisal menyebut Whoosh baru akan balik modal dalam waktu lebih dari 100 tahun.Menurut Rosan perhitungan Faisal hanya didasarkan pada harga tiket kereta cepat saja, tanpa melihat komponen lainnya.
Baca Juga: Balas Komentar Faisal Basri, Erick Thohir: Kereta Cepat Balik Modal 40 Tahun
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, hitungan balik modal Whoosh harus dilihat secara menyeluruh. Di mana, perhitungannya didasarkan pada seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis itu.
Komponen yang dimaksud Wamen BUMN Rosan, bukan hanya pada nilai harga tiket kereta cepat saja, namun juga pada tenant, sponsor, vendor, dan hal lainnya yang bisa memberikan nilai kontribusinya.
"Jadi jangan kita melihat dari satu kacamata saja, tapi kita bisa lihat yang lebih besar," ujar Rosan saat ditemui wartawan di kawasan Stasiun Halim, Jakarta Timur, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Bukan 40 Tahun, Pengamat Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru Balik Modal 70 Tahun
Pernyataan itu merupakan respons atas analisa yang diutarakan Ekonom senior Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri. Berdasarkan hitungannya, Faisal menyebut Whoosh baru akan balik modal dalam waktu lebih dari 100 tahun.Menurut Rosan perhitungan Faisal hanya didasarkan pada harga tiket kereta cepat saja, tanpa melihat komponen lainnya.
Lihat Juga :