5 Alasan Penting Mengapa Pengangguran di Indonesia Harus Diturunkan

Rabu, 18 Oktober 2023 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Meskipun angka pastinya sulit ditentukan, diperkirakan sekitar 55 hingga 65 persen pekerjaan di Indonesia bersifat informal. Saat ini, sekitar 80% pekerjaan informal terkonsentrasi di daerah pedesaan, khususnya di sektor konstruksi dan pertanian.

Bekerja di sektor informal mempunyai risiko tertentu karena pekerja di sektor informal sering kali memiliki pendapatan yang lebih rendah dan tidak stabil. Selain itu, mereka tidak memiliki akses terhadap perlindungan dan layanan dasar. Pada saat yang sama, aliran keuangan di sektor informal tidak dikenakan pajak dan kegiatan informal tidak dapat dimasukkan dalam penghitungan produk nasional bruto (GNP) atau produk domestik bruto (PDB). Jadi pada dasarnya, sektor informal berdampak buruk bagi pekerja dan buruk bagi perekonomian.

Alasan Mengapa Angka Pengangguran Harus Diturunkan Angkanya

1. Imobilitas dari segi Geografis
Penyebab pengangguran di Indonesia adalah imobilitas geografis yang berarti sulitnya berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk mencari pekerjaan. Terkadang, daerah tertinggal dan rumah yang jauh dari lapangan kerja menjadi kendala dalam mencapai impian mereka.
Terbatasnya biaya untuk mengadu nasib ke luar daerah juga bisa menjadi masalah serius bagi pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, pemerataan kesempatan kerja sangat diperlukan. Diperlukan solusi untuk mengatasi pengangguran jika terhalang seperti imobilitas geografis,

2. Ketidakseimbangan antara pekerjaan dan jumlah tenaga kerja
Penyebab pengangguran di Indonesia adalah ketidakseimbangan antara lapangan kerja dan jumlah tenaga kerja yang terus meningkat setiap tahunnya. Persaingan yang ketat antara freshgraduate dengan orang-orang berpengalaman telah memunculkan fenomena baru: ketimpangan inilah yang terjadi.
Mahasiswa dan lulusan magister semakin sulit mendapatkan pekerjaan karena jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia sedikit dan tidak sesuai dengan kemampuan masyarakat tersebut.
Ledakan jumlah penduduk di Indonesia mungkin menjadi salah satu penyebab terjadinya pengangguran di Indonesia. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya pengangguran di Indonesia dengan banyaknya pengangguran lulusan muda yang menunggu pekerjaan.

3. Perubahan dari Struktural Perekonomian
Perubahan kebijakan seperti upah minimum akan mengubah jumlah pekerja yang dapat dibayar oleh perusahaan. Perubahan inilah yang menjadi penyebab terjadinya pengangguran yang tidak bisa dihindari di Indonesia.

4. Kemajuan Teknologi
Kemajuan teknologi menjadi penyebab pengangguran di Indonesia. Hal ini bisa terjadi ketika komputer atau robot seperti bot berbasis AI menggantikan pekerja asli. Sebagian besar pekerja tersebut memerlukan pelatihan tambahan sebelum mereka dapat menguasai pekerjaan baru di bidangnya. Penyebab pengangguran di Indonesia ini masih bisa diatasi jika calon pekerja mempunyai semangat belajar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Mengatasi Pengangguran...
Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
Imbas AI, 23 Juta Orang...
Imbas AI, 23 Juta Orang Penduduk Bumi Terancam Jadi Pengangguran
Tanda Bahaya Ekonomi...
Tanda Bahaya Ekonomi Terbesar Eropa, Pengangguran Jerman Tertinggi dalam 10 Tahun
Prabowo Sebut Tingkat...
Prabowo Sebut Tingkat Pengangguran Turun ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Rekomendasi
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved